Ambil baiknya, buang buruknya !!!
Take your time to reading, enjoy it !!! 🍵🧸
❄
Keep VOTING !!!✨
--------------------------------------------------------------
❄
"Lisa, astaga! Bagaimana kau bisa seperti ini? Apa yang terjadi padamu?" Jisoo menghampiri Lisa dan melihat kepalanya yang terbalut perban. Sudah tahu bosnya belum siuman, Jisoo justru bertanya padanya.
"Kenapa kau bisa ada di sini, Rose?" tanya Jennie, entah kenapa rasanya seperti dikhianati oleh sahabat sendiri.
"Aku menjaganya, dia belum sadar sejak mendapat luka itu"
"Maksudku, ahm. Huhhffhh.. Apa yang terjadi padanya?" tanya Jennie, Rose menghampiri sahabatnya dan duduk di sofa.
"Dia mengalami kecelakaan di dekat jalanan, yang kulihat pada rekanan CCTV di daerah sana, sebuah mobil menyerempetnya hingga tersungkur ke bahu jalan, dan dia mengalami benturan pada kepalanya. Sementara aku menemukannya sudah bersimbah darah dari bagian kepala, karena jalanan itu cukup sepi, sampai tidak ada orang yang menolongnya. Kebetulan aku melewati jalan itu usai berbelanja menaiki taksi. Langsung saja kuhubungi tim medis, dan melihat CCTV di sana. Aku tidak menemukan apa pun barang miliknya, karena setelah beberapa jam dia tidak sadarkan diri, dia juga telah dirampok usai mengalami kecelakaan. Dan hanya itu yang aku ketahui"
Jennie menutup mulutnya terdiam, menatap Lisa dari posisinya. Lalu melanjutkan kalimatnya yang ia tujukan pada sahabatnya. "Dan kau menunggunya?"
"Em, tidak ada siapa pun selain seorang ahjussi yang datang kemari. Jadi kutunggu saja dia sampai bangun"
"Sebenarnya kau mau pergi ke mana ke jalanan sepi seperti itu Lisa? Ada pak supir, kenapa kau pergi sendirian? Aish, kau memancing kemalangan menimpamu" Jisoo memijat dahinya, lalu berdiri menghampiri Rose dan Jennie.
"Maksudku Rose, sedang apa kau di Paris?" tanya Jennie, entah ada perasaan apa dalam hatinya, sehingga ia begitu mengintimidasi sahabatnya sendiri.
"Ahm, aku hanya sedikit melepas penatku. Paris tempat kakek nenek buyutku. Jadi tidak ada yang salah untuk mengunjungi kota ini setiap tahunnya"
"Ahm kau, terima kasih telah menolong Lisa dan menyelamatkannya. Jika kau tidak melewati jalan itu, entah apa yang akan terjadi setelah kemalangan ini menimpanya"
"Sama-sama eonni. Namun aku menolongnya dengan tulus. Ahm, Jennie, maaf karena aku tidak sempat mengabarimu untuk menyampaikan bahwa mantan calon suamimu mengalami kecelakaan"
"Dia masih calon suamiku, Rose. Aku tidak memutuskan hubunganku dengannya" tegas Jennie, tak mau ada celah bagi siapa pun yang mendekati Lisa, sekali pun sahabatnya sendiri.
"Hm.. Syukurlah kalau begitu"
"Itu berarti ini kasus tabrak lari?" tanya Jisoo, Rose mengangguk.
"Ya, dan perampokan. Sekarang polisi tengah mencari para pelakunya"
"Semoga para pelakunya segera ditemukan dan dihukum dengan hukum yang berlaku di Paris" Dua kali Lisa mengalami kejadian ini. Namun apa mungkin di Korea dan di Paris juga dilakukan oleh orang yang sama? - Jisoo.
