33.🔹

3.1K 251 8
                                        

Ambil baiknya, buang buruknya !!!

Take your time to reading, enjoy it !!! 🍵🧸

Keep VOTING !!!

--------------------------------------------------------------

Jennie tersenyum-senyum begitu kembali untuk menemani ayahnya, melihat putrinya bahagia membuat Kim ikut tersenyum dan mengamati kehangatan Jennie setelah menjadi istri dari seorang Lalisa.

"Ayah tenang melihatmu senang, nak. Bagaimana nak Lisa merawatmu? Lebih baik dari ayah bukan?"

"Tidak begitu ayah, tidak ada yang merawat Jennie lebih baik dari ayah. Tapi Lisa justru mengimbanginya. Jennie senang ayah mempertemukan kami"

"Tentu saja nak, ayah juga senang kalian bisa bersama seperti sekarang, semoga Lisa bisa menjaga Jennie selamanya ya? Ayah berharap kalian akan selalu bersama"

"Aamiin.. Jennie tidak akan meninggalkan Lisa, yah. Seperti ayah yang mencintai Jennie tanpa henti, Jennie pun akan mencintai Lisa tanpa tapi"

"Ayah senang mendengarnya" Kim tersenyum hangat, Jennie memeluknya.

Tak lama sebuah pintu terbuka, Hyun Sik Manoban beserta istrinya tiba dengan didampingi oleh seorang perawat yang mengantar mereka.

Di ruangan naratetama tersebut, Jennie menyambut kedatangan kedua mertuanya, ia dipeluk, dibelai, diberi kekuatan oleh Ji Eun dan Hyun Sik.

"Mama, papa, maaf karena Jennie belum sempat mengabari mama dan papa. Ahm, pasti Lisa yang menyampaikan ini ya ma?"

"Iya sayang, tidak apa-apa, mama mengerti Jennie pasti khawatir akan keadaan ayah Jennie"

Belum beranjak Manoban dan istrinya dari pintu masuk, Lisa tiba dengan mengetuk pintu dan membawa beberapa paper bag.

"Mama, papa, sudah sampai? Cepat sekali" ucap Lisa, ia menyimpan paper bag tadi di atas meja, tepatnya ruangan yang disekat oleh kaca dari ruang naratetama tersebut.

"Kau baru sampai Lisa?"

"Iya pa, papa juga?"

"Ini, papa baru saja masuk dengan mama, baru bertemu dengan Jennie. Ya sudah kalau begitu, kita temui dulu tuan Kim ma, biarkan Jennie bersama Lisa untuk istirahat"

"Terima kasih pa, papa pengertian sekali hehe.. Lisa dan Jennie memang akan makan siang dulu"

"Aigo, menantu mama belum makan siang? Tahu begitu mama bawakan tadi dari rumah. Mama hanya membawa ini untuk besan mama. Ish Lisa ini, jangan sampai istrimu telat makan lagi ya! Mama akan memarahimu" ancam Ji Eun, sembari membelai menantunya, namun memarahi anaknya.

"Iya ma, maaf lama ya sayang? Ayo makan siang dulu hm? Ada mama dan papa yang menjaga ayah sementara kita makan siang"

Jennie mengangguki ucapan suaminya, lalu ikut menyiapkan makan siang yang Lisa beli.

"Terima kasih hm? Kau begitu baik dan pengertian suamiku. Maafkan aku, seharusnya aku yang menyiapkan makan siangmu. Mian.." ucap Jennie memohon ampun, ia memelas.

"Aniya, tidak ada tugas-tugasan dalam rumah tangga kita. Semuanya kita lakukan dengan cinta dan ketulusan. Aku tidak ingin kau banyak pikiran. Mari makan em? Aku juga membeli ice creamnya, dan.. Tara.." Lisa memberikan kejutan kecil dengan membelikan Jennie sebuah kalung dari Bvlgari.

Just MarriedCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang