"New zealand,,aahh akhirnya kita bisa melakukan trip lagi hyung." Suara jungkook begitu memasuki apartemen jin. Yah, sejak mereka meresmikan hubungannya jungkook lebih sering menginap di rumah jin. Jika sedang banyak jadwal saja jungkook akan tidur di drom itupun jin pasti ikut tidur di drom. Seperti kata jungkook, dimana ada jin disitu ada jungkook dan semua member sudah paham akan hal itu bahkan sejak dulu.
"Hem.. sepertinya sebelum berangkat hyung mau pulang ke rumah eomma dulu, kamu bagaimana? Apa ada rencana kookie?" Tanya jin
"Sebenarnya ada yang aku ingin bicarakan yoebo, tapi apa kamu bisa mendengarkan aku dulu?" Jungkook sudah duduk di sofa, dia mulai pembicaraannya
"Tentang apa kookie?" Jawab jin sambil pergi ke arah dapur untuk mengambil minum lalu kembali mengikuti jungkook duduk di sofa. Jin menempatkan kepalanya di pangkuan jungkook saat ini.
"Hyung tau kan aku sangat ingin membuat tatto? Kemarin aku dikenalkan seorang artis tatto oleh mingyu. Bagaimana menurutmu yoebo?" Tanya jungkook sambil mengulas rambut jin. Jin yang mendengar itu sedikit terkejut, dia kemudian diam sebentar dan memikirkan keinginan jungkook.
"Apa kau tau resikonya jungkook a? Apa kau siap menerima konsekuensinya?" Jin kemudian duduk dan menatap jungkook dengan serius.
"Aku tau ini akan membuat masalah hyung, tapi aku hanya ingin menjadi diriku sesekali. Dan hanya itu keinginanku sekarang hyung. Kau mengerti kan?" Jungkook menggenggam tangan jin, dia sangat berharap jika jin akan mengijinkannya.
"Tunggu, tatto seperti apa dulu yang mau kau gambar?" Jungkook menunjukkan gambar ilustrasi tatto yang akan dia gambar.
"Ini hyung coba lihat, aku ingin menggambar nama army di tangan ini, lalu di sini atau disini aku ingin menggambar lambang kita." Jungkook dengan semangat menunjukkannya kepada jin. Dia menunjukkan area mana saja yang ingin dia tatto.
"Hanya itu saja?" Tanya jin meyakinkan
"Iya hyung, boleh?"
"Hemmmm..." jin masih berpikir
"Coba hyung lihat dulu tanganmu." Jin melihat jari jari jungkook.
"Apa kau sungguh sungguh siap? Hyung hanya takut akan banyak fans yang akan kecewa, atau malah akan banyak hujatan untukmu."
"Aku percaya dengan ARMY hyung. mungkin mereka akan kecewa, tapi aku yakin mereka tidak akan menyalahkan keputusanku. Kita semua percaya kalau ARMY juga sangat mencintai kita kan hyung." Jin kembali diam memikirkannya, sebenarnya yang dibilang jungkook sangatlah benar. Faktanya bahkan di dunia ini hubungan ARMY dengan BTS adalah sangat erat, saling mempercayai satu sama lain bahkan hal itu yang membuat mereka menjadi fandom dan grup terbesar saat ini. Kembali ke topik
"Baiklah kalau kau sudah yakin, lau kapan rencanamu akan melakukannya?"
"sepertinya lusa hyung, aku akan menghubungi mingyu dulu untuk reservasi."
"Emmmm tunggu hyung dulu saja kookie, besok hyung ke rumah eomma dulu setelah itu hyung akan menemanimu." Jin memberikan sarannya, dia juga ingin menemani jungkook saat membuat tatto pertamanya.
"Oh? Kenapa hyung tidak membuat tatto juga? Nanti hyung bikin juga lambang grup kita di tangan seperti punyaku.bagaimana?"
Tuk
Bukan di jawab dulu tapi yang didapat jungkook malah pukulan ringan dikepalanya.
"Jangan macam macam ya jungkook, tidak mungkin aku membiarkan tubuhku yang mulus dan indah ini terkena tatto. Bagaimana kalau penggemarku jadi sedih?" Jawab jin dengan tingkat kepercayaan diri super tinggi yang membuat jungkook tertawa
"Bwahahahahahaha... iya iya hyung" jawab jungkook sambil menepuk keningnya, dia sangat senang ternyata jin menyetujui begitu saja keinginannya.
Keesokan pagi
"Emm? Kamu sudah bersiap siap hyung?" Kenapa tidak membangunkanku?" Jungkook yang baru saja bangun melihat jin yang sedang bersiap siap pergi ke rumah keluarganya.
" kalau hyung membangunkanmu dulu yang ada malah sampai sana kesiangan, apalagi hyung lihat kamu sangat lelah tadi malam."
"Kalau masih mengantuk kembali tidur saja dulu, nanti hyung minta tolong tuan han untuk mengantarkanku."
"Tidak..tidak..aku yang akan mengantarmu, apa gunanya ada aku kalau masih saja supir yang mengantarmu? Sekarang tunggu sebentar aku akan siap dulu. Ok yoebo? Muach" jungkook yang tiba tiba saja mengecup bibir jin kemudian segera lari ke kamar mandi untuk siap siap.
"Aiihh.. sejak kapan anak itu belajar hal seperti itu?" Batin jin sambil tersenyum malu setelah mendapatkan morning kiss dadakan dari jungkook.
"Baik hyung, aku sudah siap. Kita berangkat sekarang?"
"Sarapanlah dulu, kamu nanti langsung kembali ke studio?"
"Iya, ada yang harus aku selesaikan dulu sebelum mengambil libur nanti. Sepertinya kita harus libur beberapa hari nanti waktu pemasangan tatto hyung, kata mingyu itu akan membutuhkan beberapa hari untuk meredakan sakit setelah tattonya dipasang."
"Emmm...baiklah kalau begitu, apa kau sudah membuat reservasinya?"
"Sudah, tapi belum ada jawaban dari pihak sana. Mungkin nanti siang sudah ada jawabannya hyung."
"Baiklah, nanti kabari hyung langsung kalau sudah ada jadwal jelasnya. Arrachi?" Akhirnya menyelesaikan sarapan mereka dan segera menuju mobil. Setelah 1 jam perjalanan mereka akhirnya sampai di kediaman keluarga jin yang ada di pinggiran kota. Setelah mobil mereka memasuki gerbang rumah mereka kemudian turun dari mobil dan menuju kedalam rumah.
"Eomma..eomma.." teriak jin memanggil ibunya
"Eoh jin? Kamu sudah datang nak? Bagaimana kabarmu?" Sambut ibu jin sambil kemudian memeluk anaknya.
"Baik eomma, ah itu jungkook juga ikut."
"Hallo sayang, bagaimana kabarmu?" Ibu jin berbalik dan memeluk jungkook setelah memeluk jin.
"Yoongi apa jadi kesini juga?" Tanya ibu jin yang membuat jungkook sedikit terkejut. Karena jin sama sekali tidak bilang kalau suga akan ikut.
"Iya eomma, mungkin sebentar lagi dia datang." Jin yang di tatap jungkook itu sadar kalau dia belum memberi tahu jungkook kalau suga akan ikut dengannya.
"Sayang ayo masuk, eomma sudah memasak banyak. Eoh jin, kenapa kau masih disana?" Ajak ibu jin sambil menggandeng tangan jungkook. Jin yang masih bingung menjelaskan ke jungkook akhirnya mengikuti ibunya menuju dapur. Selama di meja makan jungkook hanya diam saja, hanya sesekali menanggapi ibu jin yang mengajaknya ngobrol. Selesai makan jungkook langsung pamit kembali ke studionya.
"Kenapa suga hyung kesini? Lalu kenapa kamu tidak memberi tahuku?" Tanya jungkook saat menuju ke mobilnya di antar jin,
"Semalam yoongi meneleponku, dia tanya apa hyung jadi pulang kesini. Dia bilang mau ikut sekalian mengajak hyung memancing. Kamu tau kan yoongi kalau tiba tiba mengajak memancing itu artinya dia sedang banyak pikiran. Jadi ya hyung ajak dia saja kesini sekalian memancing bersama."
"Itu artinya kamu akan lebih lama disini? Lalu, urusanku bagaimana? Apa kamu mau membatalkannya? Eoh?" Jungkook yang sudah mulai kesal dengan jin, dia langsung saja menyalakan mobilnya dan langsung pergi meninggalkan jin sebelum jin menjelaskannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Truth Untold || Jinkook
FanfictionMungkin seharusnya jungkook dan jin lebih terbuka dengan perasaanya, tapi mereka sadar jika perasaan mereka ini tidak akan bisa diterima oleh semua orang, lalu apa yang mereka lakukan selanjutnya?
