31 Agustus 2022
Sore itu jin yang baru saja kembali dari rumah pamannya yang terletak di pinggiran kota segera menuju ke kantornya, bukan tanpa alasan karena dia ingin mengantarkan oleh oleh untuk member sekaligus staf yang ada di kantor.
Dan kini dia berada di ruang manajernya, dia bersama namjoon dan juga ada sejin. Awalnya mereka hanya membahas tentang persiapan penggarapan MV untuk single terbaru jin. Yah, mereka sudah menjadwalkan keberangkatan jin ke Amerika guna pengambilan gambar disana. Sampai akhirnya namjoon teringat sesuatu.
"Eoh Hyung, kau sudah menghubungi Jungkook? Kenapa sampai jam segini dia belum ada notif untuk live ultahnya?" Jin melihat jam tangannya, dia cukup terkejut saat melihat waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam. Yang artinya mereka sudah melakukan rapat ini hampir tiga jam lamanya.
"Eoh? Emm, nanti aku coba menemuinya. Aku juga lupa memberitahunya jika aku sudah kembali kesini."
"Baiklah. Asal jangan sampai kau lupa mengiriminya pesan Hyung, akan sangat merepotkan kalau sampai dia merajuk."
"Benar itu jin. Atau kau hubungi dia saja dulu, lagipula kita juga butuh istirahat untuk makan malam bukan?" Sahut sejin. Jin pun setuju dan dia segera pamit sebentar untuk segera menghubungi Jungkook.
"Hallo kookie?" Tanya jin saat panggilannya di terima Jungkook.
"Hem? Sudah ingat aku?" Jawab Jungkook dengan nada ketusnya.
"Yaaaaah, maaf sayang kalau aku lupa memberimu kabar. Tadi aku masih ada rapat jadi belum sempat pegang ponsel, tapi tenang saja sebentar lagi juga selesai." Ucap jin mencoba menjelaskan alasan dia belum menghubungi Jungkook sejak tadi.
"Rapat? Kau bahkan tidak memberitahuku kalau kau sudah kembali kesini."
"Emmm, aku tadi buru buru sayang makanya tidak sempat mengabari mu."
"Yah yah terserah lah." Jungkook kemudian berbaring di ranjangnya, sedangkan ponselnya dia taruh di meja dengan mode loudspeaker agar lebih nyaman.
"Ah Jungkook a, tadi namjoon bilang kau belum ada pemberitahuan akan live, kenapa?"
"Hemm, entahlah. Masih belum ada semangat, mungkin tahun ini aku tidak akan live ultah dulu." Jawab Jungkook sambil merebahkan tubuhnya. Perasaan Jungkook memang akhir akhir ini sedang kurang baik, bahkan untuk melakukan siaran langsung merayakan ulang tahun pun sejak awal dia sudah sangat malas.
Kalau boleh percaya diri sedikit, jin merasa jika Jungkook malas melakukan itu karena sudah mendekati waktu perpisahan mereka. Tapi nyatanya memang itulah yang sedang mengganggu pikiran dan perasaan Jungkook. Bukan, tidak hanya Jungkook, tapi jin pun merasakan hal yang sama. Hal yang bagus bukan, saat dua hati sedang merasakan hal yang sama. Namun bukan juga hal yang bagus karena mereka berduapun memutuskan hal yang sama.
Penggemar sering mengatakan jika jin dan Jungkook seperti saudara kembar, banyak kemiripan di antara mereka berdua. Begitupun sifatnya. Dan yah benar, di saat seperti ini mereka justru sama sama memutuskan untuk memberi jarak pada hubungan mereka. Bukan karena berkurangnya perasaan mereka, tapi ini dilakukan demi menjaga perasaan mereka sendiri. Mengontrol perasaan bukannya hal yang paling sulit jika dilakukan tanpa persiapan? Itulah alasan kenapa mereka lebih memilih melakukan ini.
Sejak diumumkannya waktu istirahat grup dan keputusan solo setiap member, jin dan Jungkook pun memilih menyibukkan diri mereka di kegiatan pribadi masing masing. Jungkook yang biasa tinggal di tempat jinpun perlahan mengurangi kebiasaan itu. Apartemennya yang selama ini dibiarkan sering kosongpun akhirnya dia tinggali. Untuk awalnya jin dan Jungkook masih merasa biasa, tapi semakin dekatnya waktu itu membuat mereka terutama Jungkook semakin tidak karuan.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Truth Untold || Jinkook
FanfictionMungkin seharusnya jungkook dan jin lebih terbuka dengan perasaanya, tapi mereka sadar jika perasaan mereka ini tidak akan bisa diterima oleh semua orang, lalu apa yang mereka lakukan selanjutnya?
