Merajuk

1.2K 77 2
                                        

Sudah 3 jam sejak jin meninggalkan Jungkook di studio tatto, dan selama itu juga jin terus menunggu pesan balasan dari Jungkook. Melihat anaknya yang sedang gelisah membuat ibu jin penasaran, dia pun menghampiri jin dan menanyakannya.

"Jinnie, kenapa kau gelisah nak? Sejak kedatanganmu tadi sampai sekarang kau terus melihat teleponmu, apa ada yang sedang kau tunggu?"

"Eoh tidak ada eomma, aku hanya sedang kepikiran sesuatu. Tapi eomma, sebenarnya ada apa sampai kita harus ke Jeju besok?" Tanya jin yang penasaran karena harus tiba tiba pergi ke Jeju.

"Sebenarnya adikmu ji hoon baru kembali dari Jerman jin, sekarang dia sudah ada di Jeju katanya ingin mengajak kita berlibur bersama. Kakakmu sudah ada disana sejak tadi sore, dia yang menjemput ji hoon tadi di bandara." Kim ji hoon adik sepupu dari Kim seok jin yang selama ini tinggal bersama keluarganya di Jerman mendadak datang ke seoul untuk berlibur ini membuat keluarga jin memutuskan menemaninya berlibur di Jeju selama masa liburnya yang hanya sebentar, karena itulah ibu jin buru buru menyuruh jin agar segera pulang tanpa sempat memberitahunya. Kesempatan seperti ini memang sangat langka mengingat kesibukan jin saat ini, untuk itulah ibu jin tidak menyia nyiakan kesempatan libur jin yang juga tinggal beberapa hari.

"Benarkah eomma? Lalu dia kesini dengan siapa?" Mendengar kabar dari ibunya membuat jin sedikit mengalihkan perhatiannya dari Jungkook. Dia merasa senang akan kedatangan adiknya ini, mereka memang dekat sejak kecil. Jin yang tidak memiliki adik senang saat bertemu dengan ji hoon yang memang memiliki sifat manja dan ceria saat bersama Jin.

"Dia sendiri saja, karena itulah dia ingin kita menemaninya selama disini. Dan semoga saja dia mau tinggal di Korea Jin, kau tau kan dia sangat senang menari? Coba lah rayu dia agar mau tinggal disini, siapa tau dia bisa bergabung di agensimu untuk jadi dancer kalian."

"Kenapa kita harus memaksanya eomma, biarkan dia memilih jalan hidupnya sendiri. Lagipula dia seorang gadis, bukankah akan sangat berat hidup tanpa orang tuanya?"

"Yaah... Eomma juga pikir begitu, tapi apa salahnya kau mencobanya jin, eomma akan senang kalau ada dia disini menemani eomma. Appamu juga jarang di rumah, eomma sering kesepian jiiinn." Ibu jin berusaha membujuk jin dengan muka cemberutnya membuat jin tidak bisa menolaknya.

"Eeehhh.. baik..baik eomma, jin usahakan akan membujuk ji hoon untuk tinggal disini, nanti jin juga akan usahakan posisi dancer yang kosong di perusahaan."

"Janji? Terima kasih ya nak. Baiklah, sekarang bangun dan segeralah tidur. Besok pagi pagi kita berangkat menemui ji hoon, dan jangan lupa taruh teleponmu itu." Ibu jin kemudian berdiri dan menariknya anaknya menuju kamarnya.

Pagi itu jin bangun dan segera bersiap siap berangkat menuju Jeju bersama ibunya, sebelum berangkat tidak lupa dia melihat teleponnya berharap Jungkook sudah memberinya kabar, tapi nyatanya Jungkook bahkan belum membuka pesan jin. Karena masih merasa bersalah akhirnya jin mengiriminya pesan kembali.

Baby, kenapa kamu masih belum membuka pesanku? Apa kamu masih marah?

Oh ya, mungkin aku baru bisa kembali ke seoul nanti sehari sebelum keberangkatan kita

Hari ini eomma mengajak berlibur dulu ke Jeju

Kalau kau sudah tidak marah tolong segera kabari Hyung ya baby

Saranghae baby

Setelah mengirim pesan jin pun bergegas keluar dan menuju mobilnya, dia kemudian berangkat bersama ibu dan ayahnya.

Di lain tempat Jungkook yang baru bangun masih merasa pusing. Semalam dia terlalu banyak minum hingga mabuk, beruntung mingyu yang sudah dia hubungi untuk menemaninya bisa datang menjemput dan mengantarnya pulang. Mingyu yang datang saat Jungkook sudah sangat mabuk memilih langsung membawa Jungkook segera kembali, takut jika ada Sasaeng atau media yang melihatnya disana.

The Truth Untold || JinkookCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang