Still With You Moon

1K 98 21
                                        

Jin membuka matanya saat merasa Jungkook sudah terlelap, matanya tidak bisa tidur memikirkan pria di depannya ini. Seketika dia ingat momen beberapa tahun lalu saat dia harus pergi ke negara lain untuk mengisi sebuah acara, pertama kalinya dia harus pergi sendiri tanpa member lainnya.

6 tahun yang lalu, waktu dimana dia baru menyadari sesuatu akan perasaannya untuk maknae kesayangannya. Dia kembali mengingat bagaimana kesulitannya dia untuk mengontrol perasaannya yang jelas akan menimbulkan banyak masalah, hingga dia memiliki pikiran untuk meninggalkan grup.

Flashback

"Hyung, berapa lama kau akan disana?" Jin kini sedang memasak untuk makan malamnya di drom, sedangkan Jungkook yang dia lakukan sejak tadi hanya mengekori jin kemanapun jin pergi sejak mereka kembali dari tempat latihan. Jin yang sudah terbiasa di ikuti terus maknae satu ini pun tidak pernah merasa risih, namun kali ini dia merasa sedikit kesal karena Jungkook tidak hanya bertanya satu kali, namun mungkin sudah lebih dari sepuluh kali dia bertanya hal yang sama.

"Yaaak JK a, ini sudah kesekian kali kau bertanya dan aku juga sudah menjawabnya sejak tadi. Aku kesana hanya 3 hari JK. Haisssh" Jungkook yang mendengarnya hanya bersungut karena jin seperti tidak bisa membaca perasaannya, di sisi lain member lain yang mendengar perdebatan dua orang ini tidak bisa menginterupsinya, takut jika maknae kesayangan mereka semakin merajuk karena Hyung kesayangannya akan pergi sendiri.

"Lalu kau akan meninggalkan kami?"

"Eoh? Meninggalkan kalian? Yaa jeon Jungkook sii, meninggalkan apanya? Aku kesana karena ada pekerjaan yang harus aku kerjakan, bukan untuk pindah kesana. Apa apaan kau ini? Tck" jin mengusak kepalanya merasa geram dengan tingkah maknaenya ini, karena itulah dia memilih untuk segera masuk ke kamarnya meninggalkan masakannya yang belum sepenuhnya selesai dan Jungkook yang sejak tadi terlihat berdiri dengan wajah tertunduk di ujung dapur mereka.

Setelah kepergian jin, Jimin yang sejak tadi melihat Jungkook akhirnya mendekatinya. Jimin menarik tangannya membawa Jungkook untuk duduk di sofa ruang tamu untuk berbicara bersama member lain.

"Jungkook a, untuk apa kau bertengkar dengan jinhyung hanya karena masalah seperti ini? Kau tau kan kalau kepergian jinhyung ini karena urusan pekerjaan? Dan itupun hanya 3 hari mungkin paling lama satu minggu, itu bukan seperti dia akan pergi wajib militer bukan? Sudahlah, jangan malah membuat jinhyung semakin pusing dengan sikapmu ini" mendengar Tae mengatakan itu, bukan membuat Jungkook tenang justru membuat Jungkook semakin kesal. Dengan sangat sadar Jungkook memberi tatapan tajam untuk Tae, dan itu berhasil membuat semua member yang ada disana merasakan aura yang sangat tidak nyaman.

"Tae, diam!" Dengan tegas Jimin segera menghentikan Tae yang sepertinya ikut tersulut emosi karena sikap yang ditunjukkan Jungkook padanya.

"Jung~"

"Kalian tidak akan pernah mengerti perasaanku" dengan nada suara sedikit tinggi Jungkook memotong lebih dulu ucapan Jimin, dia segera berdiri lalu memilih untuk pergi dari ruang itu. Sebenarnya dia bingung ingin pergi kemana, namun kakinya dengan ringan justru melangkah menuju kamar Suga dan jin.

Jungkook mencoba mengetuk pintu beberapa kali berharap sang kakak akan segera membukanya, namun sayang hal itu tidak terjadi. Sampai akhirnya saat dia ingin meninggalkan ruang itu tiba tiba saja dia merasa sebuah tepukan di pundaknya.

"Tidak di jawab?" Jungkook mengangguk

"Hemm, masuklah! Minta maaf yang benar dan jangan mengganggunya lagi. Mengerti?" Jungkook menegakkan badannya dan menatap Suga, entah kenapa Jungkook merasa jika hyungnya ini bisa mengerti perasaanya. Jungkook sudah ingin membuka mulut namun harus dia tahan karena Suga sudah lebih dulu memotongnya

The Truth Untold || JinkookCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang