Jungkook melebarkan matanya saat melihat pesan masuk di grup chatnya, dia baru saja bangun tidur setelah semalam dia bersenang senang dengan teman temannya. Dia mulai menekan nama jin di layar ponselnya. Tidak butuh waktu lama, jin sudah menerima panggilannya.
"Yoebo, kenapa kau tidak memberitahuku tentang jadwalmu?"
"Dari kemarin aku sudah mencoba memberi tahumu Jungkook, tapi kau sudah lebih dulu memotong pembicaraanku." Jungkook mengacak rambutnya frustasi. Bagaimana tidak, jadwal ke luar negeri jin tinggal beberapa hari lagi, sedangkan saat ini pasti jin sedang sibuk persiapan keberangkatannya, belum lagi dia lihat jadwal jin untuk beberapa hari kedepan juga penuh.
"Haiissh, tapi nanti malam kau bisa kesini kan?"
"Emm maaf Jungkook a, sepulang ini aku akan pulang ke rumah eomma dulu. Aku sudah janji menemaninya di acara keluarga. Mungkin aku kembali kesini lusa untuk shooting beberapa scene yang disini." Jin sedikit merasa bersalah karena tidak bisa menemani Jungkook, tapi deadline penggarapan mv-nya memang sudah sangat mepet. Dia takut akan tidak sempat jika dia terus menundanya.
Dan setelah 2 Minggu lebih jin dan Jungkook tidak bertemu, kini mereka sudah bertemu kembali di ruang latihan.
Canggung? Sudah pasti. Sejak kepergian jin, Jungkook memang lebih suka menyibukkan diri dengan melakukan aktifitas lain. Pergi ke agensi hanya untuk latihan boxing, gym, bahkan berlatih menari, mengganggu hyung hyungnya yang masih sibuk dengan album Solonya, dan entah apa saja yang terus dia lakukan hanya demi mengalihkan kesepiannya. Beruntung semua member bahkan para staf juga sangat mengerti akan hal itu. Mereka membiarkan Jungkook berkeliling di seluruh gedung, mendatangi teman temannya yang hanya beda lantai, mengajak mereka bermain demi menjaga suasana hati Jungkook.
"Kenapa tidak ke rumah? Dan kenapa tidak membalas pesanku? Kau tau aku sudah pulang sejak kemarin kan?" Tanya jin saat mereka sedang duduk berdua, Kini mereka tengah beristirahat setelah 2 jam berlatih koreo untuk lagu baru mereka, yang rencananya akan mereka bawakan secara langsung untuk acara di Busan.
"Kemarin aku selesai terlalu malam jadi aku memilih pulang ke apartemenku sendiri." Jin mengerutkan keningnya seolah tidak percaya, dia tau jika ada yang sedang tidak beres dengan Jungkooknya. Karena itulah jin segera menarik Jungkook membawanya keluar dari ruangan. Jungkook hanya mengikutinya saja tanpa protes dan mengeluh, dia tau jika memang seharusnya dia segera bicara dengan jin tentang semua keluhannya dan dia yakin jika jin tau apa yang sedang dipikirkannya.
Jin menarik Jungkook menuju kamar istirahat mereka, dan segera mengunci pintu memastikan agar tidak siapapun yang mengganggunya.
"Ada apa ini Jungkook a? Kenapa kau bersikap seperti itu?" Jungkook yang sudah duduk di pinggir ranjang itu menatap ke arah jin yang sudah berdiri di depannya.
"Memangnya aku kenapa? Kau bertanya dan aku menjawabnya, aku rasa tidak ada yang salah dari itu Hyung." Jin melebarkan matanya terkejut dengan panggilan Jungkook padanya,
"Hyung?"
"Jungkook a, kau ini sebenarnya kenapa? Beri tahu aku jika aku sudah membuat kesalahan, jangan bersikap seperti ini."
"Kau tidak ada salah, hanya aku saja yang terlalu berharap denganmu." Jungkook berdiri dan hendak keluar dari ruang itu, namun jin sudah lebih dulu menahannya
"Emmmmp Hyung, lepas" jin menghalangi jalan Jungkook dan menciumnya begitu saja. Namun Jungkook segera mendorong tubuh jin agar menjauhinya. Jujur saja Jungkook memang sangat merindukannya, tapi rasa kecewanya saat ini lebih besar daripada rasa rindunya. Jin semakin bingung dengan penolakan Jungkook, dia merasa jika memang sedang ada yang tidak baik dengan Jungkook.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Truth Untold || Jinkook
FanfictionMungkin seharusnya jungkook dan jin lebih terbuka dengan perasaanya, tapi mereka sadar jika perasaan mereka ini tidak akan bisa diterima oleh semua orang, lalu apa yang mereka lakukan selanjutnya?
