Break the Silence

1K 103 13
                                        

Jin keluar kamar setelah selesai mandi dan siap siap, dia pergi menuju dapur dimana Jungkook masih sibuk membuat sarapan untuk mereka. Jin segera memeluk Jungkook yang tengah sibuk, rasanya sudah lama mereka tidak melakukan itu membuat jin semakin merindukan kelincinya ini.

"Bagaimana keadaanmu?" Tanya Jungkook dengan nada datar, dia masih sibuk menyelesaikan masakannya tanpa menghiraukan jin yang semakin erat memeluknya.

"Hanya tenggorokan saja yang masih tidak nyaman, tapi badanku sudah lebih baik." Jin menenggelamkan wajahnya di leher Jungkook, menghirup aroma lelakinya itu.

"Tidak perlu latihan dulu, pulihkan dulu kondisimu, besok kita akan berangkat jadi lebih baik jaga kondisimu baik baik." Jin menggeleng, dia merasa jika kondisinya sudah sangat baik jadi tidak ada salahnya jika ikut latihan.

"Aku hanya ingin melihat kalian latihan saja Jungkook a, aku janji tidak akan terlalu memforsir tubuhku. Lagipula aku di rumah juga pasti bosan. Bagaimana?" Jungkook memegang lengan jin yang memeluknya dan melepaskannya,

"Sampai kapan kau akan terus keras kepala?" Jungkook menatapnya tajam,

"Sampai kau mengijinkan ku. Oh ayolah Jungkook a, lihatlah sendiri aku sudah baik baik saja yah walaupun suaraku sudah seperti orang sekarat. Tapi aku benar benar sudah lebih baik. Jadi, bolehkan?" Jungkook mengerutkan keningnya dengan mata tidak percaya, namun kemudian hanya helaan nafas yang keluar.

"Yoebo, kau tau kan aku tidak bisa sebebas itu memperhatikanmu selama disana kan, lalu bagaimana kalau kau kembali~" mulut Jungkook seketika terdiam saat jin tiba tiba saja menciumnya. Awalnya hanya sedikit kecupan, jin kemudian menarik wajahnya dari bibir Jungkook lalu memberinya mata memohon.

"Aku mohon Jungkook, aku janji setelah konser ini aku benar benar akan mengambil cuti. Tapi kali ini aku mohon," Jungkook menatap jin sambil berpikir, namun kemudian besuah anggukan terlihat dari Jungkook. Senyum jin seketika terlihat, dia sangat senang karena Jungkook mengijinkannya ikut ke agensi untuk berlatih bersama atau tepatnya hanya mengamati latihan mereka.

"Cup..cup..cup.. terima kasih JK, i love u" jin beberapa kali terus memberi kan kecupan untuk Jungkook, dengan wajah bahagianya dia terus melakukan itu sampai akhirnya Jungkook menarik belakang lehernya untuk mengubah kecupan itu menjadi sebuah ciuman yang lebih dalam, lebih panas dan lebih menggairahkan. Sudah sangat lama mereka tidak melakukannya, memiliki pasangan yang sama sama memiliki gengsi yang besar ternyata sangat merepotkan. Tapi itulah mereka, mereka hanya bisa tertawa di sela kegiatan panas mereka.

Setelah menyelesaikan sarapan serta kegiatan pagi mereka entah apa itu, kini mereka sudah sampai di gedung agensi. Setelah cukup lama mereka tidak berangkat bersama, kini hampir semua staf yang mereka jumpai di jalan selalu melihat ke arah mereka. Mereka ikut senang saat melihat jin dan Jungkook kembali memasuki Gedung bersama sama dengan senyum yang tidak luntur sama sekali. Bahkan pemandangan ini tidak luput dari perhatian para member terutama Jimin v dan Suga yang sudah tau masalah mereka.

Selama latihan jin hanya bisa duduk di sudut ruangan untuk melihat setiap step dan pergerakan koreo mereka. Meskipun dalam kondisi tidak fit, jin memastikan tidak akan melewatkan setiap gerakan koreo mereka.

"Aku senang kalian sudah kembali seperti biasa Hyung, dan kondisimu juga sepertinya sudah tidak seperti kemarin." Ucap Suga yang sudah duduk di samping jin saat waktu istirahat mereka.

"Yoongi a, dia sekarang benar benar sudah dewasa. Atau aku yang mulai kekanakan? Kekeke" jin menatap Jungkook yang tengah asik bermain sambil sedikit berlatih bersama Jimin dan hobi.

"Eoh Hyung? Kalau dipikir pikir apa kau ingat kapan terakhir kali anak itu manja denganmu?"

"Sepertinya kau bukan lagi dominan disini? 😏"

The Truth Untold || JinkookCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang