pembicaraan serius

723 89 15
                                        

"eomma?" Jungkook nampak terkejut melihat eomma Kim disana, karena tidak biasanya dia akan menemui jin di apartemen.

"Ah kookie? Kau sudah sampai nak?" Jungkook segera membungkuk sebentar sebelum menghampiri sang ibu sambil memeluknya, dia mencoba melihat ke arah kompornya yang terlihat masih menyala.

"Baru saja eomma. Tidak biasanya eomma kesini? Apa ada hal penting? Lalu dimana jin Hyung? Kenapa kau yang memasak?" Eomma jin hanya tersenyum mendengar rentetan pertanyaan sang anak kesayangannya, saat dia akan menjawab pertanyaan Jungkook tiba tiba saja jin sudah menghampiri mereka.

"Eomma, apa makan malamnya sudah siap? Ji...." Eomma jin dan Jungkook menoleh bersamaan melihat jin baru keluar dari kamarnya.

"Ah Jungkook a, kau sudah sampai?" Jin tersenyum melihat Jungkook, dia kemudian mendekati Jungkook hendak memeluknya, namun Jungkook terlihat sedikit menghindarinya.

"Eh?" Wajah jin nampak bingung saat melihat Jungkook menghindarinya, dan malah segera menarik sang ibu untuk menuju ke ruang makan mereka.

"Mmm, sepertinya aku dalam bahaya" jin menyentuh dadanya yang berdetak kencang karena tahu kesalahannya.

"Eomma, lebih kau istirahat saja biar aku yang menyelesaikan memasaknya eoh?" Jungkook tersenyum saja sambil menatap sang ibu, tanpa mempedulikan ekspresi sang ibu yang kebingungan dengan sikapnya. Walau begitu eomma jin nampak mengerti jika ada yang sedang terjadi antara mereka berdua.

Jungkook kembali menuju ke arah dapur lalu melanjutkan hidangan yang tadi hendak di masak oleh calon mertuanya 🤭 ( aaaaahhhh, mungkinkah itu? 😂). Jungkook terus menyelesaikan masakannya tanpa mempedulikan jin yang sejak tadi hanya kebingungan, bahkan dia beberapa kali mencoba memanggil Jungkook berusaha memberi pengertian namun dia sama sekali tidak menghiraukannya, bahkan beberapa kali Jungkook nampak menatap tajam ke arah jin.

Eomma jin yang sejak tadi melihat tingkah anaknya itu hanya bisa menggelengkan kepala, namun dia juga tau jika tatapan tajam Jungkook untuk jin tidak ada kebencian disana, mata anak itu tetaplah terisi cinta untuk jin anaknya. Eomma jin kemudian melambaikan tangannya memberi kode untuk jin mendekatinya, jinpun menurut dan segera duduk di samping sang ibu.

"Kau sudah melakukan apa? Kenapa kookie mendiamkanmu?" Bisik eomma jin dengan jin

"Entah eomma, sepertinya aku tidak membuat salah." Jawab jin sambil wajahnya menatap sedih ke arah Jungkook yang masih sibuk di dapur, dia sebenarnya merasa dengan kesalahannya namun berusaha untuk menutupinya dari sang ibu.

"Tck kau ini, kapan kau akan lebih memperhatikan kookie? Kau yang lebih dewasa seharusnya bisa lebih memahami dia, bagaimana bisa kau tidak tau apa yang sudah kau lakukan?"

"Emm, mungkin karena beberapa hari ini aku jarang memberinya kabar eomma. Tapi~"

"Eomma, eomma belum memberi tahuku kenapa eomma ada disini? Tidak biasanya eomma akan berkunjung kesini." Jungkook tiba tiba saja memotong pembicaraan ibu anak ini, sambil membawa makanan di tangannya dia menghampiri jin dan ibunya.

"Permisi" Jungkook berdiri di samping jin seolah meminta jin untuk pindah dari sebelah sang ibu. Jin yang melihat raut wajah Jungkook yang masih cemberut itu memilih mengalah dan segera pindah ke kursi tepat di seberang nya.

"Ah tidak Jungkook, tadi eomma hendak mengunjungi jihoon saja ingin memberi taunya jika lusa seokjung inginengadakan pesta di restorannya."

"Em? Pesta? Untuk?" Wajah penasaran Jungkook memang tidak pernah tidak menggemaskan bagi sang eomma, matanya yang bulat itu semakin bulat dengan pipinya yang saat ini terlihat lebih berisi dari biasanya membuat sang eomma senang menggodanya.

The Truth Untold || JinkookTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang