Di Undur Lagi

946 85 15
                                        

Kriing...

Suara ponsel jin terdengar berbunyi dari kamarnya, Jungkook yang saat itu masih tertidur di kamar  segera memanggil sang pemilik yang saat itu sedang di kamar mandi untuk segera menerima panggilan itu.

"Yoebo, ponselmu bunyi." Teriak Jungkook memanggil jin yang masih belum selesai mandi. Karena tidak ada jawaban dari jin, Jungkook pun berinisiatif mengangkatnya karena suara ponsel itu lumayan mengganggu waktu tidurnya.

"Sejin Hyung? Tumben sepagi ini sudah menelpon." Batin Jungkook saat melihat nama sang manajer di layar ponsel jin. Diapun segera memencet tombol terima di ponsel itu.

"Hallo Hyung"

"Eoh jungkookie? Jin dimana?" Tanya sejin sedikit terkejut karena yang dia dengar bukan suara jin

"Jinhyung masih mandi Hyung, ada apa Hyung? Bicaralah, nanti akan aku sampaikan kepadanya." Masih dengan suara malasnya Jungkook menjawab pertanyaan sejin.

"Ah tunggu Hyung, jinhyung sudah selesai. Sebentar aku berikan dulu" Jungkook segera bangun dan menghampiri jin menyerahkan ponselnya.

"Yoebo, sejin Hyung." Ucap Jungkook sambil menyerahkan ponsel pada jin yang masih berdiri di depan pintu walking closetnya.

"Iya Hyung?"

"Aah, baiklah nanti aku kesana."

"Iya, ok" jin mengakhiri panggilannya.

"Sepagi ini kau sudah rapi yoebo? Kau mau kemana?" Jin sedikit terkejut karena Jungkook yang tadi dia lihat sedang duduk di tepi ranjang tiba tiba saja sudah memeluknya dari belakang sambil bermain dengan kancing kemejanya, diapun segera menahan tangan Jungkook agar tidak bermain lebih jauh. Lebih tepatnya dia tidak mau sampai telat ke kantor karena harus meladeni Jungkook.

"Aku harus ke kantor Jungkook a, aku tidak mau penampilanku berantakan lagi." Ucap jin sambil berbalik melihat Jungkook yang sudah memasang wajah cemberutnya.

Karena merasa gemas sendiri dengan wajah Jungkook, jin pun segera menarik leher Jungkook untuk menciumnya. Senyum Jungkook tiba tiba mengembang lagi ketika jin menciumnya, dan seperti biasa jika dia merasa harinya sedang terganggu dia pasti akan membuat sebuah tanda di leher putih milik jin.

"Aahhh..." Sebuah desahan lolos begitu saja dari jin saat Jungkook mulai sedikit menyesap lehernya.

"Kekekeke, kurasa ini saja sudah cukup" Jungkook tertawa sambil sedikit mengusap bekas merah di leher jin, dia mengedipkan mata sebelum melepaskan jin yang buru buru melihat jejaknya di cermin.

"Yak jeon Jungkook, yaisshh."

"Kau ini" sedikit kesal namun jin juga tidak bisa berbuat apa apa, dia tidak mau membuat kelinci buntalnya ini marah jika dia menolaknya.

"Kekeke, itu terlihat cantik yoebo." Ucap Jungkook yang sudah memeluknya lagi sambil menyentuh bagian yang merah itu, sedangkan jin menatap ke arah Jungkook melalui cermin dengan mata malasnya.

"Jah, kau pikir aku percaya? Eoh tunggu," senyum mengerikan tiba tiba saja terlihat dari bibir jin setelah melihat Jungkook yang sudah berjalan kembali menuju ranjangnya. Dia tiba tiba saja membuka 2 kancing bajunya dan menata kembali kemejanya, terlihat dada jin semakin terekspos dan itu sukses membuat Jungkook melebarkan matanya. Seketika dia segera berlari ke arah jin yang sudah lebih dulu keluar dari kamarnya.

"Yak jeon seokjin, jangan macam macam! Cepat perbaiki bajumu itu!" Teriak Jungkook, namun percuma jin sudah lebih dulu keluar dari apartemennya tepat setelah Jungkook meneriakinya.

Jinpun tersenyum puas sambil berjalan menuju parkiran.

Tring..

Terdengar suara notifikasi dari ponselnya, jin pun segera melihatnya. Jin kembali tertawa melihat pesan yang di kirim Jungkook.

The Truth Untold || JinkookCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang