Sudah 3 hari sejak konser di selenggarakan, dan kini tiba waktunya para member kembali ke Korea. Tidak semua, hanya 3 member yang bisa kembali yaitu jin, Jungkook, dan Jimin. 4 member lainnya masih memiliki jadwal pribadi mereka disana, seperti rapline yang sedang ada project baru di negara itu.
Sejak kemarin tepat sehari setelah ulang tahun jin, mereka bertiga sudah menjalani tes pcr terlebih dahulu sebelum keberangkatan mereka. Hasilnya juga bagus, mereka bertiga dinyatakan negatif dan bisa melanjutkan perjalanan pulang mereka ke Seoul.
Bagi semua member hal ini sangat bagus mengingat mereka akan mendapatkan libur panjang setelah rangkaian panjang kegiatan mereka sejak beberapa bulan lalu.
"Jungkook a, libur besok apa kau akan pulang ke Busan?" Tanya jin saat mereka sedang berbincang bersama di kamar jin, ini malam terakhir sebelum besok mereka kembali ke Korea.
"Iya, aku dan Jimin Hyung sudah janji akan pulang bersama kesana itupun kalau nanti hasil tes setelah karantina masih negatif. Kenapa? Apa kau mau ikut pulang bersamaku?" Tanya Jungkook yang sudah lebih dulu menenggelamkan wajahnya di ceruk leher jin, sesekali dia menghirup aroma tubuh kekasihnya itu untuk mencari kenyamanan yang biasa dia lakukan.
"Hemm, sebenarnya aku ingin sekali mengunjungi eomma dan appa, tapi kau tau kan, aku juga merindukan eomma appa dan keponakan kecilku. Sudah lama aku tidak mengunjungi mereka, belum lagi aku tidak bisa pergi jauh dulu karena urusan perusahaan."
"Ya ya ya, aku sudah menduganya, karena itu aku tidak mengajakmu yoebo."
"Apa kau kecewa Jungkook a?"
"Bohong kalau aku bilang tidak kecewa, tapi aku mengerti kondisimu. Tapi jangan lupa, tetap hubungi aku jika ada masalah eoh?"
"Iya. Baiklah kita istirahat dulu" jin sudah menguap dan bersiap untuk tidur, tapi sayang sepertinya dia harus begadang lagi karena ulah kelinci raksasa di sebelahnya.
"Yoebo, isi tenaga dulu?" Senyum licik Jungkook terlihat dari ujung mata jin.
"Diam berarti setuju. Kekekeke" dan malam itu akhirnya mereka berdua habiskan dengan menikmati tubuh masing masing sebelum mereka terpisah untuk beberapa waktu.
Keesokannya mereka bertiga sudah bersiap untuk berangkat ke bandara. Member lainnya hanya bisa mengantar sampai depan hotel saja, karena kondisi wabah yang mulai meningkat lagi jadi keamanan para member kembali di perketat.
Singkat cerita kini mereka bertiga sudah sampai di Korea, mereka segera di arahkan tim keamanan untuk segera menuju apartemen pribadi mereka untuk menjalani karantina mandiri. Tidak ada hari tanpa komunikasi, para member yang ada di Korea dan yang masih ada di los angeles tetap terus bertukar kabar demi mengurangi kebosanan yang dirasakan selama masa karantina. Begitupun jin dan Jungkook, tidak ada hari tanpa video call. Mereka saling bercanda bertukar pikiran bahkan membicarakan hal hal yang tidak penting demi memecah kebosanan yang sedang mereka rasakan.
"Yoebo a, besok hari terakhir kita karantina. Mungkin setelah hasil tes terakhir keluar aku akan segera berangkat ke Busan, apa kau tidak apa apa jika aku tidak mengunjungimu dulu?"
"Tidak apa apa Jungkook a, Hyung juga besok di jemput seokjung Hyung untuk pergi bersama ke rumah eomma appa."
"Baiklah, jaga dirimu baik baik eoh. Jangan lupa vitamin diminum, udara sudah mulai dingin lagi jangan lupa bawa jaket yang tebal. Dan jangan lupa masker, di ruang wardrobe itu sepertinya masih banyak cairan desinfektan, jangan lupa kau bawa."
"Iya iya, kenapa kau cerewet sekali Jungkook a?"
"Tck, kau selalu seperti itu kalau aku ingatkan. Terserahlah."
KAMU SEDANG MEMBACA
The Truth Untold || Jinkook
Fiksi PenggemarMungkin seharusnya jungkook dan jin lebih terbuka dengan perasaanya, tapi mereka sadar jika perasaan mereka ini tidak akan bisa diterima oleh semua orang, lalu apa yang mereka lakukan selanjutnya?
