21

1.3K 139 2
                                        

Saat ini,Ronadio dan Saviera sedang berada di dalam private jet milik Ronadio. Ronadio akan membawa Saviera pergi ke tempat yang jauh lebih aman selama beberapa waktu.

Setelah perdebatan panjang yang Ronadio dan Saviera lakukan, di rumah sakit kemarin, Ronadio dan Saviera akhirnya meresmikan pernikahan. Kaget bukan? Kenapa harus secepat itu?

Ronadio memiliki prinsip 'Lebih cepat lebih baik', apalagi ini menyangkut keamanan Saviera. Ronadio ingin melindungi Saviera dengan leluasa dan menikahinya lah jalan terbaiknya.

• Flashback •

Sudah ada beberapa orang di dalam ruang rawat VIP Saviera. Di ruang tunggu ada Ronadio yang sudah siap untuk mengucap ijab, ada penghulu sebagai wali, ada juga Polixa dan Pak Hery sebagai saksi. Polixa kembali demi Saviera.

Di kamar rawat, Saviera hanya bersama Naresha yang setia menjaga dan mendampinginya. Naresha sudah mengetahui segala ancaman yang terjadi sampai akhirnya Ronadio dan Saviera memutuskan untuk menikah.

Saviera sedari tadi hanya bungkam, ia sekuat tenaga menahan rasa nyeri yang teramat di bagian perutnya. Ia ingin ijab yang dilaksanakan Ronadio cepat dimulai agar Ronadio bisa cepat membawanya pergi dari tempat ini.

Setelah ada dua orang tadi masuk ke dalam kamar rawat Saviera, Saviera merasa rumah sakit pelita sudah sangat tidak aman untuknya. Rasa cemas akan kedatangan orang-orang tadi terus menjamah memenuhi pikirannya.

"Sa, jangan gelisah. Kamu ga sendiri di sini, ada aku. Di luar juga ada yang lainnya," ucap Naresha. Naresha sedari tadi tak henti mengamati wajah gelisah Saviera.

"Aku ga gelisah." sangkal Saviera tetapi wajahnya tidak bisa berbohong.

Di ruang tunggu, Ronadio sudah berjabatan tangan dengan penghulu. Ronadio dan penghulu saling bertatapan, kemudian, dengan pasti Ronadio mengucap ijab sampai akhirnya

SAH..

Ronadio dan Saviera resmi menjadi suami istri sah menurut agama, tetapi tidak tercatat resmi di pemerintahan. Ronadio dan Saviera menikah siri karena permintaan Saviera sendiri.

"Ron, tolong jaga Saviera dangan sepenuh hati. Walaupun lo dan Saviera menikah siri, tapi tetap sekarang lo yang paling bertanggung jawab atas Saviera karena lo suaminya. Gue serahin sepenuhnya Saviera ke lo." ucap Polixa.

"Gue akan selalu menjaga Saviera dengan sepenuh hati, gue pastikan Saviera aman di sisi gue. Setelah ini, gue akan bawa pergi Saviera ke tempat yang lebih aman, sekaligus untuk penyembuhannya." balas Ronadio.

"Ya, bawa Saviera ke mana pun. Gue yakin, lo pasti tau yang terbaik untuk Saviera." ujar Polixa sambil menepuk pundak Ronadio.

• Flashback off •

Ronadio memijat pelipisnya kala mengingat ijab yang telah ia lakukan kemarin. Kini, ia dan Saviera sudah berstatus suami istri. Ronadio tidak pernah membayangkan ini sebelumnya.

Ronadio memang memiliki perasaan pada Saviera, tapi jika tidak dalam situasi terdesak seperti ini ia tidak akan seenaknya menikahi Saviera bahkan memaksa Saviera agar menikah dengannya.

Ronadio menatap lekat wajah damai Saviera yang sedang terlelap, Saviera sangat lelap tertidur di dalam kamar private jet Ronadio. Mereka tak hanya berdua, ada dua perawat di sisi Saviera.

Ronadio mengarahkan tangannya menuju wajah Saviera, ia mengelus lembut pipi perempuan cantik yang sedang terlelap di hadapannya. Ronadio lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Saviera dan berbisik, "Sebentar lagi kita sampai di tempat yang jauh lebih aman untuk kamu."

Similar FaceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang