Tak ingin berlarut dalam penyesalan terlalu lama, walau dengan tangan yang bahkan tak mampu memegang ponsel miliknya itu, Yoohyun tetap menguatkan diri untuk menghubungi teman-temannya yang tentu saja sudah lama mengetahui kondisi Yoojin.
"Halo"
"Ada apa ? Jika bukan soal Yoojin-hyung, aku tidak akan mau mengangkat telfon darimu"
Dan orang yang Yoohyun hubungi pertama kali bukanlah Hyunjae atau Myeongwoo dan Yerim yang notabene sering berada di dekat Yoojin, melainkan....
"Hari ini tanggal 28"
"Heh ? Tunggu, jangan bilang kau...."
"Aku ceroboh. Aku telah lalai menjaganya...." Tangis tanpa suara. Walaupun begitu, si penerima telfon di seberang sana tau kalau Yoohyun sekarang begitu lemah hanya dari suaranya saja.
"Bagaimana kau bisa--tunggu, ini bukan waktu yang tepat untuk saling menyalahkan"
"Maafkan aku, Noah....."
Noah, orang yang ia hubungi pertama kali. Yoohyun yang diketahui tak memiliki hubungan baik dengan Noah ini yakin kalau Noah adalah orang yang tepat untuk ia hubungi pertama kali.
"Selagi aku melakukan pencarian lewat kamera pengawas, kau tenangkan dirimu"
"Akan aku lakukan"
"Biar aku yang menghubungi Hyunjae-sunbae. Setelah kau tenang, langsung hubungi yang lain"
"Ya"
Tanpa ada perkelahian seperti biasa, Yoohyun melakukan apa yang Noah sampaikan melalui telfon yang menjadi penghubung keduanya.
"Kalau begitu, aku tutup--"
"Ini salahku...."
~~~
"Ini salahku...."
Nada yang terdengar begitu menyalahkan diri. Bohong jika Noah tidak merasa kesal, namun seperti yang ia katakan sebelumnya, ini bukan waktu yang tepat untuk saling menyalahkan.
"Tenangkan dirimu bodoh, Yoojin-hyung pasti baik-baik saja"
"Ka-kau benar"
"........."
Tanpa melihatnya pun Noah sadar akan satu hal, Yoohyun saat ini pasti seperti orang bodoh yang kehilangan arah.
"Ikuti saja arahan ku yang tadi. Aku tutup"
"Ya"
Setelah Yoohyun menutup telfonnya, Noah langsung beralih pada salah satu orang yang tidak ia simpan nomornya namun Noah sudah menghafal siapa pemilik nomor itu.
"Astaga~~~tumben kau menelfonku secara sukarela. Apa sayangku yang memintamu melakukannya ?"
"Hari ini tanggal 28. Jangan bilang kau sudah lupa"
"...........dimana Han Yoojin sekarang ?"
"Kau tebak saja sendiri" Noah dengan enggannya memberi tau karena ia yakin kalau Hyunjae pasti paham maksudnya.
"Akan kukerahkan penjagaku"
"Lakukan dengan benar"
Telfon tertutup secara sepihak, Noah langsung beralih pada tiga layar lebar komputer miliknya dan mulai meretas sistem keamanan kamera pengawas di sekolah maupun di kota.
"Dari waktu saat Yoohyun menghubungiku, Yoojin-hyung pasti belum lama pergi dan kamera pengawas di sekitar pasti menangkap lokasi--" kedua mata Noah langsung terfokus saat berbagai tangkapan gambar serta video kamera muncul dalam ketiga layar lebar itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kumpulan Anak Waras
FanfictionBagaimana jadinya jika ketiga tokoh utama beserta teman²nya di masing-masing cerita mereka berkumpul? Kim dokja, pemuda yang hobinya membuat orang lain khawatir dengan aksi dan ide nekatnya Han Yoojin, pemuda yang mungkin memiliki hobi yang sama den...
