Anggota Baru ? (1)

370 48 4
                                        

Pagi yang cerah di akademi Holy Trinity, namun pagi itu semakin mencerahkan kala para murid mendapat kabar jika satu hari ini tidak akan ada pembelajaran, tentu saja alasannya dan sudah jelas karena hari ini ada rapat mendadak yang dilaksanakan oleh para guru.

"Ding... Dong... Ding... sekian penyampaian dari klub penyiaran. Selamat menikmati satu hari kosong pembelajaran di akademi!!! Hore!!!" terdengar nada kegirangan dari salah satu siswi yang menyampaikan hal tersebut melalui sistem pengeras suara dari ruang penyiaran.

Entah apa alasan mengapa rapat dadakan itu dilaksanakan, yang jelas para murid bersyukur karena hari senin yang dianggap sebagai hari dengan jadwal pembelajaran sangat padat itu kini tak satupun terlaksana.

"Suara itu kan... Soung?" Sangah yang tengah menyusun surat masuk osis terhenti sejenak saat mendengar suara gadis yang baru saja menyiarkan pengumuman tersebut.

"Anak itu selalu ceria seperti biasa, ya?" Yoojin datang memberikan tumpukan kertas lainnya pada Sangah, "Aku dengar dia dan Yoohyun baru saja jadian beberapa hari yang lalu."

"Heh?! Sungguh?!!"

"Oi!! Jangan tiba-tiba mendobrak meja seperti itu!! Surat yang sudah Sangah dan aku susun jadi berantakan, kan?!" kesal Dokja pada Sooyoung yang dengan terkejutnya mendobrak meja di hadapan mereka. Padahal Dokja sudah susah payah menyusun kertas-kertas ini saat dirinya menawarkan diri untuk membantu Sangah, tentu saja dia kesal jika ada yang merusaknya.

"Ah, maaf."

"Permintaan maaf macam apa itu?!"

"Oi Yoojin!! Apa benar si suram itu pacaran dengan gadis ceria seperti Soung?!! Tidak bisa dipercaya!!"

Tak menggubris kemarahan Dokja, Sooyoung dengan penuh rasa tidak percaya melayangkan pertanyaan pada Yoojin.

"Oi... adikku tidak sesuram itu sampai dia tidak bisa memiliki pacar. Lagipula mereka berdua sudah lama kenal, apa salahnya?"

"Tidak!! Bukan itu maksudku!!"

"Eh? Lalu apa?"

Tubuh Sooyoung mengerang, wajahnya menggelap dengan kepala yang tertunduk, "Karena... karena..."

Sangah dan Yoojin saling menatap, bingung dengan sikap Sooyoung yang nampak terguncang. Apa hubungan Yoohyun dengan Soung begitu mengejutkannya?

"Karena?" Dokja yang duduk di sampingnya pun penasaran.

"Karena..." Sooyoung bangkit dengan aura yang menggebu-gebu, "Karena teman jomblo ku berkurang satu!!! Padahal dia masih bisa bertahan satu atau dua tahun lagi!!! Kenapa dia malah mendahuluiku!!!" ujarnya dengan tangan kanan mengepal ke atas, alhasil dirinya mendapat tatapan datar dari mereka yang mendengar ucapannya.

"Sooyoung, ja-jangan khawatir... suatu hari pasti akan ada yang kepincut oleh dirimu. Mungkin." itu yang Dokja katakan dengan raut wajah penuh iba, ternyata masih ada saja orang seperti Sooyoung.

"Tenang saja Sooyoung!!"

"Eh?"

"Masih ada aku yang menemanimu!!"

Dan sekarang malah bertambah satu, disinilah Jonghyuk datang menjauhkan Dokja dari lingkup kebodohan itu. Anak ini sudah bodoh, jangan dibuat tambah bodoh lagi, begitulah yang Jonghyuk pikirkan saat memindahkan Dokja kesamping Sangah.

"Sungguh?!!"

"Ya!! Tentu saja!! Lagipula ratu drama sepertiku akan sulit menemukan pangeran yang tepat. Pangeran berkuda bak cerita dongeng akan datang dengan sendirinya menjemput ratu ini."

"Aku tidak mengerti apa yang kau katakan, tapi baiklah!! Kita adalah sekutu abadi!!"

"Itu bagus!! Wahai saudara seperjuanganku!!"

Kumpulan Anak WarasCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang