WAKTU BESUK (1)

1K 136 34
                                        

Dokja dengan novel fantasi yang ia baca, Cale dengan kehidupan pemalasnya, serta Yoojin dengan catatan di buku kecilnya, ketiga orang ini sedang disibukkan dengan kegiatan mereka masing-masing.

"Apa yang kau catat itu Yoojin ?" Dokja berhenti membaca saat melihat kesibukan yang Yoojin lakukan.

"Hn ? Oh, ini semacam buku diary saja, anggap saja bentuk kegabutan"

"Kegabutan mu itu bagus loh, kau mungkin saja bisa menjadi penulis seperti Sooyoung"

"Hahahaha ! Kau sangat suka buku yang Sooyoung tulis ya"

"Hn !!! Aku sangat menyukainya !! Tapi dia belum mempublikasikan nya sih...."

"Itu berarti kau pembaca pertamanya"

"......benar !! Itu benar !!! Seharusnya Sooyoung berterima kasih kepadaku karena ada yang mau membaca bukunya !!!"

Tiga ranjang putih rumah sakit berjejer dalam satu ruang inap yang berada pada salah satu rumah sakit milik keluarga Seolhwa, dimana rumah sakit ini terletak begitu dekat dari Akademi Holly Trinity

Mungkin alasan pembangunan rumah sakit ini.....

"Apa kau perlu membaca novel aneh buatan si gadis bar-bar itu setiap saat ? Kenapa kau tidak pergi tidur saja dokja"

".........aku ini tidak seperti dirimu Cale, kerja nya hanya tidur mulu"

"Apa maksudmu ? Justru ini lebih nyaman daripada harus tidur di ruang uks"

"Cale, aku rasa......bukan itu yang dokja maksud"

Rumah sakit pada umumnya dibangun untuk menjadi tempat masyarakat memeriksa kondisi kesehatan mereka atau hal lain yang berhubungan dengan dunia kedokteran.

"Kehidupan pemalas namun kaya akan harta. Itu adalah mimpi yang sangat aku harapkan......"

"Apa kau tidak bisa mengubah mimpi mu itu ? Aku tidak tau kenapa terdengar begitu menakutkan buatku"

"Tidak usah memikirkan dia Yoojin, sebaiknya kau lebih baik memikirkan bagaimana cara membujuk Yoohyun yang marah besar kepadamu kemarin"

"Ugh.......mana mungkin aku tidak memikirkannya....."

"Kenapa aku peduli ? Intinya aku bisa tidur sepuas ku sekarang. Ah........ akhirnya aku bisa tidur dengan nyenyak"

Namun tak menghilangkan fungsi utama sebuah rumah sakit, tempat ini sejak awal memang di peruntukkan untuk merawat mereka bertiga, terutama Dokja yang entah bagaimana setiap hari nya pasti mendapat masalah dan berujung dirinya juga mendapat luka.

"Jika dibandingkan dengan kita bertiga, Dokja yang lebih sering masuk ke tempat ini kan ? Dan juga, ini baru pertama kali nya kita di tempatkan dalam satu ruangan. Oh, aku dengar dari Seolhwa kalau ruangan ini juga disiapkan khusus untukmu"

Pernyataan Cale membuat Dokja terkekeh kecil, "sungguh ? Aku tidak sesering itu kok. Ruangan ini juga sekarang bukan hanya ada diriku, tapi kalian juga kan ?"

"Tunggu Dokja, bukannya beberapa hari lalu Jonghyuk mengirim mu kesini karena masalah dengan Myeongwoo waktu itu kan ?"

"Eh ? Bagaimana kau tau ?"

"Adikku yang memberi tau"

"........."

Jika ditanya alasan pembangunan nya, mungkin alasan utamanya adalah Dokja, karena rumah sakit ini di bangun setahun sebelum Dokja masuk ke Akademi, Cale dan Yoojin terkadang juga di rawat di tempat ini.

"Padahal sebelum masuk ke akademi, aku hampir tak pernah yang namanya di rawat inap. Kalau sekedar memeriksa kesehatan sering, tapi karena Yoohyun memaksa sih"

Kumpulan Anak WarasCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang