Kegaduhan Kecil (2)

697 94 12
                                        

Peringatan !!!!

Bab kali ini berisi kekerasan dan beberapa mengandung hal-hal yang negatif !!!!

{{}}
-----------

Sudah lama kejadian buruk itu berlalu, kejadian yang terjadi saat mereka masih duduk di bangku SMP kelas satu. Mungkin semua orang sudah melupakannya, tapi tidak dengan Hyunsung. Hal yang terjadi karena kecerobohan dirinya. Hal yang terjadi karena....

"Jangan lukai dia !!! Dia hanya anak yang baru aku kenal hari ini !!! Jadi jangan lukai dia !!!"

"Tapi anak ini adalah sahabat dari si anak bernama Hyunsung itu kan ? Anak yang sudah berani melukai adikku"

Heewon berteriak sekuat tenaga, berharap pria besar dihadapannya ini melepaskan Dokja yang sudah tak sadarkan diri dan terluka parah karena melindunginya dari serangan pria tersebut.

"Tapi Dokja tidak ada hubungannya !!! Lepaskan dia !!!"

"Tidak boleh begitu gadis manis ~~~"

Hal yang terjadi karena Hyunsung yang membuat keributan dengan adik dari seorang geng jahat yang katanya terkenal dari wilayah mereka. Itu yang pria besar itu katakan pada Heewon saat ia menanyakan alasannya.

"Kau !!! Lepaskan Dokja !!!"

"Hei hei hei.....kau jangan melawan bodoh..."

Tentu saja bukan tanpa sebab, adik dari geng jahat itu telah berani melukai Dokja dan juga mencoba menyakiti Heewon. Hyunsung yang melihat hal tersebut didepan matanya tentu saja langsung memberi pelajaran pada anak kurang ajar itu.

"Ada apa denganmu ?!! Hyunsung hanya ingin melindungi kami !!! Apa salahnya dengan itu ?!!"

"Kau gadis yang banyak bicara ya !!!"

Plak !!

Satu tamparan kasar membekas pada pipi Heewon yang sudah bergetar menahan sakit. Heewon bisa saja memberi perlawanan, namun ia harus mempertimbangkan keselamatan Dokja yang masih berada dalam genggaman bos geng ini. Jangan lupa dengan tangan dan kaki Heewon yang terikat membuat ia tak bisa melakukan hal lain untuk membela diri.

"Hyung-nim, sepertinya gadis ini boleh juga~~~"

Hyung, panggilan untuk pria besar sekaligus bos dari geng busuk ini. Heewon mencoba tenang disaat dirinya mendapat tatapan tak nyaman dari penghuni geng ini.

"Itu benar Hyung, bolehlah kalau kita atau Hyung saja yang menikmatinya sedikit~~~"

"Kesempatan emas Hyung, jangan dilewatkan"

Mendengar pembicaraan menjijikan itu, Heewon dengan sekuat tenaga mencoba melepas ikatan tali yang mempersempit pergerakannya. Namun apalah daya Heewon dengan kondisinya yang dikepung lebih dari satu orang pria.

"Apa yang coba kau lakukan ? Dasar gadis yang tidak tau diri"

"Tidak akan aku biarkan kau seenak--ukh!!"

Belum sempat Heewon menyelesaikan ucapannya, ia telah dicekik oleh si Hyung dengan nafsu ingin menikmati hal yang tak ingin Heewon bayangkan.

"Sebagai ganti keselamatan nyawa si anak yang kita bawa bersamamu, bagaimana kalau kau tidur sejenak dan biarkan aku menikmatimu ?"

Semakin lama dan semakin kuat cekikan leher yang Heewon rasakan, membuat ia tak sanggup menjaga kesadaran dan pada akhirnya semua yang ia lihat menghitam lalu gelap pekat menutupinya.

"Hyung, bagaimana dengan anak itu ?"

"Anak yang bernama Dokja tadi ?" Pandangan tak jelas dari si Hyung mengarah pada Dokja, "setelah aku selesai memberi pelajaran pada gadis ini, aku juga akan menikmati anak itu. Dia memang lelaki, tapi dia terlihat seperti perempuan" ucapan itu keluar disaat ia tengah menjalari tubuh Heewon dengan tak manusiawi nya.

Kumpulan Anak WarasTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang