Part 11 [Peringatan]

4.1K 162 7
                                        

Happy Reading, sorry for typo.
Sebelum baca, vote dulu ya.

"Bunda, kok Om Alek sering main ke rumah?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Bunda, kok Om Alek sering main ke rumah?"

Yura yang sedang membuat minuman untuk Alex yang sedang menunggu di kursi luar pun terdiam, sudah beberapa hari ini Alex memang sering mengantar jemput dirinya dan Alta, tak jarang pula Alex memilih mampir untuk bertamu sebentar.

"Alta gak suka Om Alex sering main ke rumah?"

"No no, Bunda. Adek cuma tanya, Adek suka sama Om Alek kok."

Yura bingung ingin berkata apa, tak mungkin dia memberitahu bocah empat tahun tentang pendekatannya dengan seorang pria. Apalagi yang Alta tahu, orangtuanya masih bersatu dan hidup rukun.

"Alta gak keberatan kan kalau Om Alex sering ajak main Alta?"

"Iya, Bunda."

"Kalau Alta mulai keberatan atau ada hal yang buat Alta gak nyaman, Alta bilang Bunda ya."

"Siap, Bunda. Tapi Bunda.."

"Apa sayang?"

"Papa tahu kan?"

"Kamu gak perlu khawatirin Papa, biar itu jadi urusan Bunda."

Yura selalu di buat terkejut dengan gebrakan baru Alta, pemikiran bocah itu yang benar-benar tak bisa Yura tebak.

"Ada yang mau Alta tanya lagi?" tanya Yura sebelum melanjutkan kegiatannya, Alta menggeleng semangat.

"Alta ke depan lagi gih, temenin Om Alex. Nanti Bunda nyusul kalau udah selesai."

"Siap Bunda!"

Alta berlari meninggalkan dapur, untuk kembali menemui Alex di teras rumah. Selama bertamu, Yura memang tak pernah mempersilakan Alex masuk ke dalam rumahnya.

Bagaimana pun juga dia hidup di tengah masyarakat, tak etis jika Yura menerima tamu lelaki yang bukan suami ataupun saudaranya masuk ke dalam rumah di malam hari, apalagi Yura hanya tinggal berdua dengan Alta.

Selain itu, Yura tak mungkin membiarkan Alex melihat foto pernikahannya dengan Gale.

Alex memang belum mengetahui siapa mantan suaminya, Yura belum berkeinginan untuk memberitahu. Seharusnya memang tidak seperti ini, tapi Yura belum siap jika Alex tahu tentang Gale.

Meski Yura memiliki alasan pasti foto pernikahannya yang masih terpajang, tak semua orang bisa percaya.

Dengan nampan berisikan minuman hangat, Yura berjalan keluar rumah. Udara malam cukup dingin, tapi hal itu tak membuat Yura berniat menawarkan Alex masuk ke dalam rumah. Untungnya, lelaki itu mengerti.

"Lagi buat apa?" tanya Yura menginterupsi dua lelaki berbeda generasi itu.

"Alta kasih lihat lego yang di buat sama Papanya, keren banget. Kelihatannya aja rumit, pasti susah buatnya," ucap Alex yang tidak terdengar dibuat-buat, tampaknya dia memang terkesan dengan mainan itu.

AFTER ENDING [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang