Part 20 [Hampir]

3K 126 6
                                        

Pagi, sebelum baca biasakan vote dan jangan lupa ramaikan dengan komentar kalian. Sepi banget lapak ini, huhu..

Happy Reading, sorry for typo.

Karena Gale masih berada di Bandung untuk menghabiskan waktu cutinya bersama Alta, Yura bisa memiliki sedikit waktunya untuk dirinya sendiri

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Karena Gale masih berada di Bandung untuk menghabiskan waktu cutinya bersama Alta, Yura bisa memiliki sedikit waktunya untuk dirinya sendiri.

Pulang bekerja tak harus berkendara jauh ke rumah Ibunya untuk menjemput Alta, sehingga Yura bisa tiba di rumah saat hari masih sore.

Gale memang tidak ikut tinggal di rumah bersama Yura dan Alta, setiap Gale berada di Bandung, lelaki itu selalu memilih menginap di hotel karena tak mau Yura merasa tak nyaman karena keberadaannya.

Tentu hal itu menimbulkan pertanyaan di benak Alta, karena itu mereka sepakat untuk membuat Alta tidak mengetahuinya, dengan cara Gale akan pergi setelah Alta tertidur dan akan datang saat Alta baru bangun tidur.

"Teh, kok aku udah lama gak lihat Pak Alex ya?" tanya Sonia yang sedang touch up sebelum pulang.

"Pak Alex masih di Jakarta, ambil cuti buat pulang ke rumah orangtuanya."

"Pantesan, kemarin sama hari ini aku gak lihat Pak Alex."

Sonia membereskan alat make upnya ke dalam pouch, lalu mendorong kursinya untuk mendekati Yura yang masih ada di tempatnya karena menunggu Sonia untuk pulang bersama.

"Teh, harusnya kemarin itu waktu yang pas buat Teteh ketemu calon mertua tahu. Sayang banget sih gak ikut, Teteh melewatkan momen emasnya tahu."

"Udah ah, cepetan. Mau di tinggal?"

"Tsk! Iya-iya, selalu aja ngehindar kalau udah mulai bahas Pak Alex."

"Aku bosen kamu terus sebut-sebut Pak Alex terus, Son."

"Bukan bosen kali, cemburu kan. Oke, mulai sekarang aku gak akan sebut-sebut nama Pak Alex lagi."

"Cemburu apa sih, Son? Ngaco banget kalau ngomong."

Yura beranjak bangun dan melenggang pergi meninggalkan ruang divisinya, tak peduli jika Sonia belum selesai membereskan mejanya.

Hari ini Yura membawa mobil, karena ia tak perlu menjemput Alta, Yura pun berinisiatif memberi tumpangan kepada Sonia. Jarak rumah Sonia dari rumahnya juga tidak terlalu jauh.

Sebelum pulang, Sonia mengajak Yura untuk singgah ke pusat pembelanjaan yang salah satu store pakaiannya sedang mengadakan diskon besar-besaran. Seperti wanita kebanyakan, Yura tidak akan melewatkan itu.

Tiba di tempat, Yura dan Sonia langsung berpencar memilih pakaian yang akan mereka beli. Karena ada penawaran dengan potongan harga yang lumayan besar, keadaan store sangatlah ramai.

Yura yang tak tahan harus berdesakan pun memilih untuk menyerah dengan membeli satu kemeja saja, setelah mengantre di kasir dan membayar Yura langsung berjalan keluar store.

AFTER ENDING [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang