Part 18 [Langkah Pertama]

3.2K 131 5
                                        

Malam, sebelum baca biasakan vote dulu ya. Jangan lupa ramaikan dengan komentar kalian.

Happy Reading, sorry for typo.

Di hari minggunya, Gale datang pagi sekali untuk menjemput Alta bermain

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Di hari minggunya, Gale datang pagi sekali untuk menjemput Alta bermain. Kali ini Alta tak memaksa Yura untuk ikut, sehingga Yura bisa melakukan pekerjaan rumahnya dengan tenang.

Saat jam baru menunjukan angka sembilan, pekerjaan Yura selesai lebih cepat. Biasanya Yura baru akan selesai di jam sebelas atau bahkan pernah sampai jam dua belas siang, mungkin karena hari ini tidak ada Alta yang merecoki Yura  sehingga dia bisa bekerja lebih cepat.

Awalnya Yura akan menghabiskan waktunya di rumah saja seharian, berleha-leha menonton drama atau membaca buku. Namun, saat Yura bercermin dan melihat rambutnya yang terlihat tak terawat karena panjangnya sudah melebihi pinggang, Yura pun berniat untuk pergi ke salon untuk merawat diri.

Dari dulu, Yura selalu mempertahankan warna rambutnya tetap hitam dan tak berkeinginan untuk mewarnai rambutnya sampai kapan pun. Tapi untuk kali ini, pertama kalinya Yura mulai menginginkan perubahan pada rambutnya.

Dulu, ada beberapa alasan Yura tidak pernah berkeinginan untuk mewarnai rambutnya. Satu, Yura merasa alami pada rambutnya akan hilang. Dua, sulit di katakan tapi Gale menyukai warna rambutnya tetap hitam. Tiga, peraturan di keluarga mantan suaminya.

Yura baru sadar sekarang, hidupnya terlalu mementingkan orang lain padahal hidup Yura hanyalah untuk Yura sendiri.

Karena itu, perlahan-lahan Yura akan menghilangkan kebiasaan buruknya di masa lalu. Memotong rambut hingga sebahu dan mewarnainya dengan cokelat adalah langkah pertama yang Yura ambil.

Yura sudah memberi intruksi kepada orang yang akan membantunya memotong dan merawat rambutnya, padahal kegiatan ini adalah hal sepele bagi banyak orang, tapi jujur Yura tegang.

Pilihan Yura untuk model rambutnya adalah potongan soft mullet yang pada bagian dalam akan lebih panjang dari bagian atas luar dan berponi tipis, Yura memilih potongan rambut itu karena dia merasa akan terlihat segar dan berbeda dari karakteristik aslinya. Sementara warna pada rambutnya, Yura memilih warna golden brown yang warnanya akan cukup menyala dari rambut aslinya.

Hati kecil Yura selalu terbayang ucapan Gale yang memuji rambutnya saat pendekatan mereka dulu, juga ingatan Yura yang terlintas bagaimana cara Gale menatap rambutnya dan mengelus rambutnya dengan penuh kasih sayang.

Oh tidak, lagi-lagi Yura kembali teringat masa lalu yang sudah seharusnya dia lupakan.

"Gugup banget, Teh. Pikirkan hal yang baik-baik, rambut baru akan menjadi jalan baru juga buat Teteh."

Yura tersenyum mendengarnya, salon ini adalah langganan Yura sejak masa gadis sehingga semua pekerja di salon ini sudah mengenal Yura termasuk segigih apa Yura mempertahankan rambut panjangnya tetap hitam alami. Biasanya Yura datang hanya untuk memotong sedikit rambutnya yang semakin panjang, paling pendek Yura memotong sesikut lengannya.

AFTER ENDING [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang