Part 23 [Bad Family 1]

3K 103 7
                                        

Happy Reading, sorry for typo.
Jangan lupa vote dan ramaikan dengan komentar kalian ya.

Mei, 2020

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mei, 2020.

Gale masih memikirkan saran dari Tante Omara hingga kini, tapi sekarang hubungannya dengan Yura baik-baik saja. Kondisi Yura memang sudah lebih baik setelah menjalani terapi konsultasi bersama seorang dokter psikolog, wanita itu mulai kembali hidup demi mempertahankan calon buah hati mereka.

Yura memang sudah memaafkan Gale dari perbuatan lelaki itu, perlahan Yura juga mulai bersikap seperti biasa.

Tapi di balik itu, Gale tahu Yura masih belum sepenuhnya baik-baik saja. Meski Yura telah memaafkan kesalahannya, rasa bersalah Gale nyatanya tidak pernah hilang.

Soal cerai, Yura menarik ucapannya kembali. Istrinya bilang bahwa saat itu dirinya dalam keadaan penuh tekanan, tak benar-benar serius untuk bercerai dengan Gale.

Yura masih menaruh keyakinan dan kepercayaan pada Gale, bahwa Gale akan membebaskan mereka dari keluarga ini.

Semua orang di rumah sudah mengetahui soal kehamilan Yura, tentu kabar itu menjadi kabar yang di sambut suka cita oleh semua anggota keluarga.

Yura di jaga dan di manja oleh semua orang, hal itu yang membuat Yura tak lagi merasa tertekan. Meski, Yura tahu apa yang akan terjadi ke depannya.

"Besok Ibu sama Bapak mau kesini, Mas. Gak papa kan?" tanya Yura saat Gale baru saja kembali dari tempat kerjanya.

"Gak papa, sayang. Aku udah tahu kok, Bapak hubungi aku juga tadi siang. Aku juga udah minta pelayan untuk siapkan kamar untuk mereka di lantai ini."

"Gak papa emang nginep disini? Padahal gak papa kok kalau Ibu sama Bapak tidur di hotel, toh cuma semalam kan di Jakartanya."

"Sayang, masa suruh Ibu sama Bapak nginap di hotel padahal ini rumah keluarganya sendiri."

"Tapi Papa sama Eyang Kakung gimana?"

"Aku udah bilang, mereka udah kasih izin. Lagipula mereka juga gak berhak melarang orangtua bertemu anaknya."

Setelah tubuhnya tersisa kemeja dan celana bahan, Gale mendekati Yura yang duduk di atas ranjang dan duduk di pinggiran kasur samping Yura.

"Gimana kabar jagoan Ayah di dalam, hm? Masih buat Bunda mual atau enggak nih?" Gale mengelus pelan perut Yura yang belum terlalu menonjol, di usia kandungannya yang usianya sudah masuk ke lima bulan.

"Aku gak mual-mual lagi seharian ini, tapi tetep belum bisa masuk nasi."

"Kamu udah makan apa aja hari ini?"

"Puding, kacang-kacangan, kue kering, sama brownies."

"Itu aja?"

"Brownies sama pudingnya aku makan hampir satu loyang, jadi hari ini aku udah cukup makan banyak."

AFTER ENDING [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang