PART 11

11.9K 390 11
                                        


Happy Read

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy Read

---

Anastasia Irish, wanita berambut honey blonde berdiri di hadapan Nevan dengan percaya diri, dengan setiap gerakannya memancarkan pesona yang sulit untuk diabaikan. Wajahnya, yang terlihat cantik, namun memiliki ekspresi yang tegas dan dominan. Dihiasi oleh mata yang memikat berkilau dengan kilatan. Tubuhnya indah, dengan proporsi yang sempurna terbalut oleh gaun merah anggur tanpa lengan, sehingga tampaklah bahu mulus yang bersih dan belahan bulatan padat yang menyebul dengan sexy.

"Kenapa kau ketus sekali?" Anastasia sengaja memancing dengan suara manja, lalu dengan langkah ringan, wanita 30 tahun itu duduk di sofa lalu menyilangkan kakinya hingga terlihatlah paha mulusnya.

"Jadi? Apa yang ingin kau lakukan di sini?" Nevan masih bertanya, menatap Anastasia datar dan tanpa minat.

"Aku hanya ingin menyapa calon keluargaku saja," jawab wanita berambut gelombang itu, manik hijaunya menatap sensual Nevan. Tidak bisa dipungkiri lagi jika Anastasia sangat terpesona dengan sosok Nevan Killian Star. Pria bertubuh tegap dengan manik cokelat pekat yang menatapnya dingin, membuat tubuh intinya berkedut keras.

Nevan masih menatap datar Anastasia, sambil bersedekap. "Apa calon suamimu tahu tentang kelakuanmu yang seperti ini?" sarkas Nevan dengan tenang.

Anastasia tertawa ringan, lalu dia berdiri dari duduknya dan langkah yang anggun dan menggoda menghampiri Nevan. "Ada apa denganku Prince Ice? Bukankah ini normal?" kini tubuhnya berdiri di samping Nevan, jemari lentiknya mengusap bahu bidang Nevan.

Namun, pria itu tidak bereaksi apapun. Pandangannya masih menatap lurus, dan sekarang dia tahu jika wanita ini hanyalah wanita murah yang mencoba menggodanya.

"Apa kau sedang menggodaku?" Nevan mencoba memancing Anastasia, tangan besarnya berusaha menyingkirkan tangan nakal Anastasia yang menyentuhnya.

"Astaga, kau ini kenapa dingin sekali? Aku hanya penasaran, kenapa kau bisa mau menikah dengan Spring. Dia wanita polos yang membosankan," ungkap Anastasia yang dengan sengaja menghina adiknya.

"Apalagi sepertinya dia payah ketika di ranjang," bisik Anastasia mendekat ke telinga Nevan, tangan kurusnya dengan berani mengusap rahang Nevan. Aroma Nevan begitu memikat Anastasia, padahal ini hanyalah sebuah parfum mahal saja. Tetapi begitu menggoda.

Nevan pun hanya diam saja, mencoba menilai sosok wanita murah yang ada di depannya. Wanita manipulatif yang suka menjatuhkan orang lain, dan mirisnya lagi adalah adiknya sendiri.

"Jadi kau yang hebat di ranjang?  Hmmm ... " jeda Nevan menatap tajam Anastasia, lalu dia berdiri dari kursi kebesarannya, menjulang tinggi di hadapan Anastasia. Tangan besarnya menarik pinggang Anastasia hingga wanita itu memekik sedetik kemudian tertawa, kedua tangannya dikalungkan ke leher Nevan.

Under His Control [ END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang