PART 20

10K 364 18
                                        


Happy Read!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy Read!

--

18+

Headline: Istri pengusaha Pablo Downey, berselingkuh dengan Milioner Nevan Killian Star. Mereka sempat memasuki hotel ternama di Dublin.

    Nevan menatap tenang berita yang dia lihat di MacBook miliknya, sebenarnya berita ini benar. Namun, kejadian itu sudah berlangsung dua tahun yang lalu. Itupun Nevan pernah tidur dua kali dengan Jeni, dulu sebelum mendapatkan Spring. Sebelum membuat istrinya kini tunduk kepadanya. Bahkan ketika tidur dengan Jeni, hanya wajah polos Spring yang dia bayangkan. Entahlah, dia merasa sangat terobsesi melihat ekspresi polos Spring ketika bersedih, sayu, dan saat wanita itu datang memohon kepadanya untuk meminta bantuan.

    Tetapi sekarang, Nevan sudah tidak mau berurusan lagi dengan Jeni setelah menikah dengan Spring. Fakta sebenarnya, memang dia dan Jeni sudah tidak dekat lagi sejak setahun belakangan. Alasanya karena Nevan tidak suka hidupnya diusik oleh siapapun. Nevan tahu jika rumah tangga Jeni dan Pablo memang tidak baik-baik saja sejak dulu, entah apa yang membuat Jeni bisa bertahan dengan Pablo sampai wanita itu tidak mau bercerai dari pria sebajingan Pablo.

"Kau mencari musuh yang salah Pablo," guman Nevan menatap layar MacBook miliknya datar. Tanpa berpikir panjang, dia menekan dial nomor Robin. Meskipun sekarang masih pukul delapan malam, asisten sekaligus sekretarisnya itu selalu menjawab panggilan dan perintah Nevan. Tidak terkejut, karena bayaran yang diterima Robin juga tidak main-main.

"Robin, aku ingin kau segera menghapus artikel yang beredar. Dan buat juga artikel untuk Pablo Downey tentang perselingkuhannya dengan model Miami itu," jelas Nevan pelan, tetapi dengan nada tegas.

"Besok pagi kita lihat, apa akibatnya jika kau mencari masalah kepadaku," gumam Nevan menyerigai tipis.

Ketukan pelan membuat pria itu mengerutkan dahi, karena waktu berjalan pukul setengah sembilan, dan pelayan pun sepertinya sudah istirahat.

"Masuk," ujarnya tenang, mendengar pintu terbuka. Nevan sedikit terkejut, melihat istrinya memakai gaun tidur tipis, dibalut kimono panjang seraya membawa secangkir teh  hangat. Pemandangan itu, membuat Nevan terperangah, merasakan hasrat liarnya mulai panas. Spring terlihat seperti Sang Dewi yang polos, menawan dan sexy di mata Nevan. Pria itu terus menatap lekat istrinya, tidak sabar dia ingin melucuti semua yang dipakai Spring.

"Apa aku menganggu?" suara lembut Spring membuyarkan fantasi liar Nevan, istrinya itu berjalan anggun lalu meletakkan cangkir itu di dekat MacBook Nevan.

"Ada apa denganmu?" suara berat Nevan mengalun di ruangan itu, bersedekap menatap dalam Spring, membuat tubuh Spring bergedik nan berdenyut.

"Aku membawakan teh hangat untukkmu, sepertinya kau sibuk," baru kali ini Spring menjelaskan dengan tenang, meskipun tubuhnya sudah bereaksi setiap melihat Nevan mentapnya. Seringai tipis, terbit di wajah tampan Nevan. "Ingin berperan sebagai istri yang baik , uh?"

Under His Control [ END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang