30

11.8K 429 59
                                        

EITSS JOIN SALURAN WA REONRAEN DULUU.

Ikuti saluran Reon And Raen di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VajbgZqC1Fu6DIdTQx3U

*ga join author ngilang setahun lgi

_________________________________________
Dimobil...

"Biru ga kenal kamu, biarin Biru pergi"
"Biru mau sama dako"
Ucap Biru dengan air mata yang sudah mengalir.

"Cukup berpura-pura nya Raen, kamu tidak tau kemarin saya susah payah mencarimu" Reon sebenarnya merasa sedikit aneh karena kali ini Raen tidak terlalu brutal, maksudnya berbicara kasar dan sangat memberontak.

"Seka air matamu"

Biru tak berani menangis keras seperti anak tantrum, karena dulu ia pernah menangis keras dan ia mendapatkan pukulan dan dikurung di gudang.

"Jawab dulu.... kamu siapa, kenapa bawa Biru"

"Jika saya menjawab kamu akan berhenti menangis?"

"Gatau... Biru takut"
"Biru mau sama dako" Biru terus menyebut nama Draco, tentu Reon tau siapa itu.

"Stop menyebut namanya, saya sudah peringatkan kamu jangan dekat dengannya"

Tangan Biru diikat dengan dasi Reon, karena biasanya Raen akan memberontak atau nekat untuk keluar mobil saat mobil berjalan, namun kali ini Raen hanya menangis dan badannya bergetar.

Reon meminggirkan mobilnya dan mendekat kearah Raen/Biru, ia mencoba menyibak poni Raen dan menyeka air matanya. Namun tingkah Raen seperti ketakutan layaknya akan ada yang memukulnya.

"Baby, saya terima kamu yang seperti biasa, saya tidak suka penampilan feminim lio, atau bahkan lio"
"Saya hanya mencintaimu, Raen" Ucap Reon sambil membuka ikatan di tangan Biru.

"Aku gapaham.." Ucap Biru.

"Baiklah nanti saja, kamu mau pulang atau mencari camilan? untuk tanda permintaan maaf saya"

"Mau sama dako"

"Raen, stop menyebut namanya bisa?"
"Saya sedang mencoba goodmood" Reon sangat mencoba menahan amarahnya, buktinya tangan kanan Reon meremat setir mobilnya.

"Ayo ke sekolah lagi pleasee"
"Biru gamau apa apa, biru cuma mau sama dako, biru kangen dako"

Mendengar ucapan Biru, Reon langsung mencengkram pipi Biru dengan kuat dan....

*Cup

"Sudah ya? jangan menyebut nama dia atau saya akan benar benar kehabisan kesabaran"

Biru dengan cepat mengusap bibirnya karena ia tak suka dicium oleh orang asing, bahkan dibibir?.

"Kamu terlalu berani, Raen"

"Ini Biru bukan Raen"

"Alright, saya merah bukan Reon'

" Biru serius!"
"Aku Sabiru Ardhana Zevallo"

"Jadi? Apa Raen ku punya kembaran dan saya salah mengenali pasangan saya sendiri? begitu?" Ucap Reon dengan nada yang berbeda dengan tadi. Karena biru tak kunjung menjawab, Reon langsung membuka vest Raen dan membuka seragam Raen untuk memastikan.

Biru yang terus memberontak kepada Reon tentu tak bisa menghentikan Reon karena tenaga Biru seperti anak 8 tahun pada umumnya, bukan seperti Raen.

"Lihat, Raen punya tanda lahir di pinggangnya, dan kamu juga punya? Apa kembaran juga bisa persis?"

*TOK TOK TOK
Suara ketukan dari jendela mobil.

Reon menurunkan kaca mobilnya dan disana ada Devran dan Draco.

My Teacher | ReonRaenCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang