************************************** Eitsss sebelum membaca mari kita join saluran whatsapp ReonRaen dulu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ikuti saluran Reon And Raen di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VajbgZqC1Fu6DIdTQx3U
OKEEE SILAHKAN MEMBACA
**************************************
"Hah... Aku bosan dirumah, Axel selalu pergi keluar kota" "Aku seperti dicampakkan" Ucap Lio sambil menyenderkan badannya dengan kasar.
"Cari saja top yang lain"
"Emang boleh nyari pas lagi ada pasangan?"
"Yaa.. Boleh saja, asal bukan pasanganku" Ucap Reon sambil tersenyum kearah tangannya yang memegang remote.
"Bisakah aku disini sebentar? Aku sudah malas dengan pria pria di bar"
"Asal kau tak jengah saat ku tinggal"
"Kamu mau kemana?"
"Meletakkan anakku ke tempatnya"
"Tinggal bilang saja s*x bodoh" "Ah aku jadi ingat permainan kita dulu, kamu sangat suka bermain kasar, semoga bottom mu yang sekarang lebih kuat dan sabar dariku"
"Sudahlah jangan dibahas, sekarang aku sudah tak seperti dulu"
"Iyaa tuan Laksamana yang terhormat"
"Kau boleh berkeliling dulu, aku harus menemani pasanganku"
"Apakah bot yang sekarang.. hotter than me"
"Ya, itu sebabnya aku sangat posesif dengan nya sekarang"
"Ouhhh aku jadi penasaran bagaimana prosesif sang Reon Laksamana Ganendra?"
"Tanyakan pada pasanganku saat dia sudah bisa berjalan nanti" Ucap Reon sambil melambai dan berjalan keatas untuk menghampiri Raen.
*Ceklek...
"REONHH!" "Please keluarin..." Badan Raen sudah sangat basah karena keringat dan juga cum nya, ia bisa keluar bahkan sama sekali tanpa menyentuh miliknya sendiri.
"Goodboy, terimakasih karena tidak mengeluarkan itu hingga saya kembali" Reon mengunci pintunya dan berjalan kearah Raen.
"F*ck... keluarinhhh.. anjing!!"
"Kenapa sayang? Mau di f*ck?"
Reon menarik dildo yang ada di hole Raen, ia sempat ingin mengeluarkan nya tapi otak isengnya malah mendorong dildo itu menjadi lebih masuk kedalam.
"AWHHH...!! REONHH...BANGSAT!!!" Raen meremat tangan Reon dengan kuat, melihat ekspresi Raen yang menjadi candu bagi Reon, ia pun mengeluarkan dildo yang ada di hole Raen.