37 (Flashback)

8.5K 378 56
                                        

HALOO SEBELUM MEMBACA DIHARUSKAN JOIN SALURAN WHATSAPP REONRAEN DULU YAAA

HALOO SEBELUM MEMBACA DIHARUSKAN JOIN SALURAN WHATSAPP REONRAEN DULU YAAA

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ikuti saluran Reon And Raen di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VajbgZqC1Fu6DIdTQx3U

Udah?? OKEEE SILAKAN MEMBACA SAYANGGG
**************************************

*Flashback on..

Malam itu, langit bertabur bintang. Kota mulai sepi, hanya ada suara angin malam yang berhembus lembut. Raen dan Arunika masih duduk di atas motor yang terparkir di pinggir jalan, menikmati ketenangan yang jarang mereka dapatkan.

“Lo ga ngantuk?” tanya Raen sambil melirik Arunika yang duduk menyamping di jok belakang motornya.

Arunika menggeleng pelan, rambutnya sedikit berantakan diterpa angin. “Belum... Aku masih mau di sini sebentar lagi.”

Raen tersenyum kecil, lalu mengeluarkan satu kaleng kopi dari jaketnya dan menyodorkannya ke Arunika. “Nih biar lo ga ngantuk.”

Arunika menerima kaleng itu, tangannya yang mungil menyentuh jari Raen sekilas sebelum dia buru-buru menariknya. Pipinya sedikit memerah, tapi dia mencoba tetap terlihat biasa saja.

"Kamu tuh ya..." gumamnya sambil membuka kaleng kopi itu. "Tapi makasih!"

"Lucu banget si pacar gue, gue cium mau?" Ucap Raen sambil menyubit pipi arunika.

Arunika memasang wajah kesal dan memukul lengan Raen. "Gaboleh len! udah ah ayo pulang aja"

Raen tertawa kecil melihat ekspresi kesal Arunika yang justru makin terlihat menggemaskan di matanya. "Yaelah, baru juga mau romantis dikit" ucapnya sambil mengusap lengan yang barusan dipukul Arunika.

Arunika memalingkan wajah, tapi pipinya masih memerah. "Udah malem, aku takut kalau kelamaan di luar."

Raen memutar kunci motornya, mesin kembali menyala dengan lembut. "Yaudah, ayo gue anter pulang. Pegangan yang kenceng, ya."

"Em.. gausah len! Aku mau kerumah tante dulu, kalo sama kamu nanti tante marah kaya waktu itu"  Ucap Arunika sambil memperlihatkan gelagat yang sedikit aneh.

Raen mengangkat satu alisnya dan menjawab arunika dengan wajah tengilnya "Yakin? Gapapa nih gue tinggal? ada hantu loh kalo malem gini"

"Gapapa Raenn, udah ah aku pergi dulu yaa, byee" Ucap Arunika lalu cepat cepat pergi seakan tak mau ditanya hal lain.

Karena kecurigaan Raen, ia diam diam mengikuti jalan arunika namun ditengah jalan...

*Dughh

"KALO JALAN TUH LIAT MATA!" Teriak Raen sambil mencoba mencari keberadaan arunika. Sampai dimana ia melihat seseorang yang ia tabrak.

Raen membelalakkan matanya saat melihat dua preman berbadan besar yang ditabrak olehnya, ia menggaruk kepalanya yang tak gatal dan gelagatnya masih mencari arunika. "E-eh halo om, maaf ya saya ga liat jalannya, gelap soalnya hehe"

My Teacher | ReonRaenCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang