Bab 43

180 4 0
                                        

Seperti yang Janu pikirkan sebelumnya. Ia datang ke kantor Eknath. Dengan perasaan yang bercampur aduk dan juga gugup luar biasa, Janu memberanikan diri. Atau lebih tepatnya dia nekat.
Janu tidak ingin berlama-lama menunda untuk menikah dengan Esha. Dia tidak mau nanti menjadi khilaf dan melakukan sesuatu yang diluar norma jika tengah bersama nona nya. Terlebih Esha kadang suka memancing lebih dulu. Janu juga pria yang normal pada umumnya. Dia sudah mencintai Esha, maka akan ada dorongan dalam dirinya untuk menyentuh wanita itu.
"Tuan,"ucap Janu dengan penuh kegugupan dan rasa tegang.
"Oh Jan, ada apa."
Eknath menghentikan pekerjaannya. Dia melepas kaca mata yang tadi bertengger di hidungnya dan fokus kepada Janu, si pengawal milik adiknya.
"Saya, saya ada yang perlu dikatakan kepada Anda,Tuan."
"Oh ya, katakan saja, ada apa?"
Eknath sedikit geli sebenarnya melihat tingkah Janu yang seperti ini. Ia ingin tertawa namun menahannya sekuat tenaga. Eknath tahu betul kalau sekarang ini Janu tengah gugup luar biasa dan dia tidak ingin semakin menambah kegugupan dari pemuda itu.
"Saya, saya menyukai Nona Esha, Tuan. Dan saya ingin menjadikan Nona Esha sebagai istri saya. Saya bersungguh-sungguh, saya pastikan bahwa saya tidak seperti mantan-mantan kekasih Nona. Mungkin saya bukan orang yang memiliki banyak harta, tapi tidak pernah sedikit pun dalam hati saya memiliki niat untuk memanfaatkan Nona Esha."
Reaksi Eknath hanya mengangguk-anggukkan kepala saja.Terang saja dia sudah tahu Janu akan bicara demikian, dalam hal ini mengutarakan keinginannya. Sebelumnya Esha sudah bicara lebih dulu dengannya, dan Esha juga berpesan untuk tidak mempersulit Janu karena Janu adalah benar-benar pria yang tulus.
"Kalau kau minta izinku, aku sih silakan saja. Yang jelas kalian berdua. Jika kalian berdua yakin untuk menikah ya monggo, sebagai kakak aku tidak akan pernah menghalangi. Sekarang kamu tinggal bilang ke orang tua kami. Daddy dan Mommy sudah sedikit trust issue dengan para lelaki yang mendekati Esha. Kamu hanya perlu meyakinkan mereka saja."
"Begitu ya, baiklah kalau begitu.Terimakasih Tuan, sungguh saya ucapkan terimakasih. Kalau begitu saya permisi."
Eknath mengangguk, dia tersenyum simpul ke arah Janu. Pria itu sungguh tulus. Dan soal harta, jelas pria itu sama sekali tidak peduli. Nyatanya dia meninggalkan semua miliknya, bahkan gelar bangsawan nya untuk kembali ke sini. Dan Eknath yakin, Janu melakukan segala hal itu demi Esha.
Jika tidak salah, setelah melakukan penyelidikan terkait keluarga Janu, Janu jelas bukanlah orang biasa. Aset yang dimiliki Janu pun juga bukannya sedikit.
"Kali ini kau menemukan pria yang tepat, Sha. Semoga kamu bahagia dengan Janu. Aku sungguh tulus dengan doa itu. Janu, dia pria yang baik dan tulus."

TBC

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 19, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Dicintai Nona Muda Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang