Desersi Sang Pembagi

480 36 4
                                        

Kehidupan laksana kalkulator
Praktis, tidak perlu korektor
Sang penambah, cakap menjumlahkan alur
Sang pengurang, kapabel menyelisihkan kufur
Sang pengali, kompeten melipatgandakan syukur

Pun kalkulator umpama miniatur nurani
Tiada pernah bekerja sendiri
Tak henti menanti ketukan jari sang pengoperasi

Namun, terkadang tak jarang nurani memungkiri
Mencumbu hasrat anti memberi dan tiada sudi
Desersi sang pembagi

Capit-capit egoisme
Cakar-cakar eskapisme
Taring-taring individualisme
Tanduk perfeksionisme

Kalkulator hanyalah fasilitator
Keliru bila ia tiada butuh korektor
Toh ia hanyalah satu personifikasi kehidupan berwujud sefase faktor
Sebatas ilustrator
Kitalah yang mencederai manifestasi kalkulator
mendata asumsi-asumsi superior
di hati yang berjelaga spekulasi kotor

Sering kali kita hanya inginkan penambahan
Acap kali kita hanya izinkan pengurangan
Berkali-kali kita hanya impikan penggandaan
Lantas, adakah sanubari suguhkan kerelaan?

[]

[]

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
PuspawarnaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang