Paradiso Tromsø

251 20 14
                                        

Praja adiraja yang mengkristal di bentala utara
Negeri bangsa viking bermuara dan mengembara
Tromsø, lanskap surgawi yang menjura para nara
Satu sudut bumi mengagumkan bertiara aurora

Bila usia tiada berbilang, daku tiada sedia melangkah pulang
meninggalkan urban di sempadan Arktik berlalang cerlang
Dari konifer berpayung salju kala musim dingin bersulang
sampai lembayung baskara yang tak merestu malam buka gerbang

Gunung Storsteinen yang membentang di pinggang angkasa
Museum Kunst Forening yang mengklasik, mosaik etsa wangsa
Pun romansa gradasi ionosfer yang berdansa menabir leluasa
Sungguh, beragam emas berpijar di Tromsø yang kian mendewasa

[]

[]

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

===================

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

===================

Tromsø adalah kota yang pernah saya riset ala kadarnya untuk project sebuah novel (yang kini menumpuk jadi draft terbengkalai di laptop -_-). Kota ini berada di utara Norwegia dan kerap dijuluki gerbangnya Kutub Utara. Tromsø termasuk segelintir wilayah yang mengalami Polar Night (durasi malam lebih panjang daripada siang) di musim dingin dan Midnight Sun (matahari masih bersinar meski tengah malam) di musim panas. Saya jatuh cinta pertama kali dengan kota ini begitu tahu bahwa spot terbaik untuk melihat Aurora Borealis ternyata ada di sana. Andai suatu hari bisa ke sana :)

PuspawarnaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang