FIRST PUBLISH ; 22 Dec 2016 END PUBLISH ; 15 June 2017
P/S : This story will be private , so please follow me before you read my story. Chapter 1-10 i will be unprivate . Keep readings
Nalin segera mendekati Redza yang jatuh tersungkur . Terbit rasa kasihan di hatinya . Kawan-kawannya sudah melampau , sanggup mereka pukul begitu sekali ?
" Enoughlah gais . Bukan ni yang aku mintak . Pleaselah syi , ana . Aku mintak sangat jangan sentuh Redza . Dia tak salah langsung " ujar Nalin lembut sambil cuba memapah Redza untuk bangun .
Redza menepis tangan Nalin kasar.
" its okay i okay . Takyah buat baik sangat sampai nak bela I padahal you yang suruh dia orang pukul I kan ? then you ingat kita boleh bersama kembali ? gitu ? " tuduh Redza melulu .
Dia memandang sinis Nalin dari tepi .
Nalin tergamam sebelum tapak tangannya melekat di pipi Redza .
Pang !
" Sanggup kan tuduh I macam tu ? Sumpah I taktahu rancangan dia orang nak jumpa you then bila I datang sini nak tolong you , you kata I nak buat baik ? Hey ! kalau I tak datang ni agaknya dah lama you parah dekat sini dek dibelasah dengan dia orang . Dasar orang taktahu diuntung ! Dah tolong tak reti berterima kasih . Satu ayat je I nak cakap dekat you for the last time maybe ? I hate you Redza Ferdaus . " sejurus berkata begitu , Nalin berlari keluar daripada tempat itu .
Redza terdiam sebelum tertunduk .
Syiqa tersenyum sinis sebelum berlalu dari situ .
" You're the stupid guy I've met . You lost your angel finally stupid " sinis Ana membalas sebelum berlalu pergi mengikuti langkah syiqa .
Ezzah yang dari tadi hanya diam , melangkah mendekati Redza
" Kau lepaskan permata yang paling berharga dalam hidup kau . Congratulations bro " kata Ezzah kemudian melangkah keluar daripada tempat itu tapi sempat mengeyitkan matanya ke arah Sufian .
Redza meraup mukanya kasar .
" Argh !!!!! "
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Izzah dan Ayunee berjalan di kawasan belakang sekolah . Memandangkan hari ini hari terakhir mereka bersekolah sebelum bermulanya cuti bulanan Mac yang jatuh pada minggu hadapan .
" Weh mana yang lain ni ? batang hidung depa pun aku tak nampak " ujar Izzah . Di tangannya ada sebatang pen dan sebuah buku . Mungkin hendak menyambung kembali karya menulisnya yang tertangguh .
" Itulah . Tadi Syi , Ana , dengan Ez kata nak jumpa someone . Taktahulah dah jumpa ke belum " jawab Ayunee . Dia menarik lengan Izzah untuk duduk di bangku yang kosong .
Izzah membelek-belek buku ditangan sebelum menulis . Ayunee mengeluarkan phone yang dibawanya lalu membelek Instagram .