Chapter 39

2.2K 131 2
                                        

Aku tersedar daripada tidur yang agak lama atau mungkin aku pengsan tidak sedarkan diri . Aku memerhati keadaan sekeliling yang dipenuhi ramai orang yang aku kenali terutama sekali kawan-kawan aku .

" Hey dah sedar pun kau " tegur Ezzah lalu duduk di tepi katil . Aku tersenyum lega .

" Lama betul kau pengsan tadi , risau kita orang " kata Izzah . Dia mengusap kepalaku lembut .

" Kenapa aku dekat sini ? bukan aku dekat rumah Fur-" tak sempat aku menanya , terus ingatanku teringat akan kejadian yang berlaku di dapur .

" Di-dia buat apa dekat aku ?! " soalku separa menjerit . Risau jika dia apa apakan aku , rogol aku ke .

" Hey chilllah . Dia tak sempat buat apa-apa dekat kau Sir Hanafi dah tangkap " ujar Sufian yang baru sampai . Disebelahnya ada Ariff Hakim dan juga yang lain .

Aku menghela nafas lega .

" I actually dah tahu benda ni akan jadi tapi i tak agaklah perempuan tu dia maksudkan you " ujar Ariff Hakim .

Aku tersenyum . Walaupun aku agak kecewa yang dia tidak beritahuku tentang benda sebenar tapi aku bersyukur kerana aku selamat daripada Furqan .

" Takpelah , lagipun I selamat kan ? " balasku . Dia tersenyum lalu mengangguk .

" Okay okay dah sekarang masa untuk kitaorang bersembang . Boys , please get out from here " kata Najwa . Dia segera menolak badan lelaki-lelaki terlebih sado itu keluar .

" Eh jap jap ! aku nak jumpa Nalin ! " ujar Redza sambil matanya mengerling ke arah gadis yang duduk di kusyen itu .

" Weh alin , ex husband kau nak jumpa " kata Ezzah selamba .

Nalin terkejut lalu mengangkat muka memandang Redza . Buat apa pulak dia nak jumpa ?

Lambat-lambat dia bangun lalu menghampiri Redza yang sedang menunggunya di pintu utama. Mereka bergerak keluar daripada bilik lalu menuju ke balkoni bawah .









" Buat apa jumpa ? " tanya Nalin . Matanya dikalihkan memandang kolam renang yang terbentang luas didepannya ini .

" Saja . I rindu kenangan kita dulu " ujarnya .

Nalin tersenyum nipis . Aku pun rindu

" I pun rindu , tapi masa tak boleh diputar . Benda dah berlaku " balas Nalin . Tubir matanya yang dipenuhi air cuba ditahan . Aisy kau ni , apahal sensitip sangat !

Redza terdiam .

" I minta maaf sebab buat keputusan tak fikir perasaan you " ujar Redza . Dia menarik jari-jemari Nalin supaya bersatu dengan jarinya .

TEENS IN LOVE  [ C ]Tempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang