Cast :
Kim seok jin
Min yoon gi
Jung ho seok
Kim nam joon
Park ji min
Kim tae hyung
Jeon jung kook
Park yie jung
Kang yeon woo
Kang yeon min
Cho shira
Cha eunbi
Song hyera
Kim haeni.
Sebelum baca cerita ini lebih baik baca dulu TRIANGLE biar kalian...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*-*
Hubungan Taehyung dan Shira masih belum membaik, Taehyung masih saja mendiami Shira. Taehyung memang sudah tidak membahas lagi perihal kandungannya, tapi Shira yakin pria itu masih tetap bersikeras Shira akan merubah keputusannya, agar menggugurkan kandungannya. Tapi semua itu tidak berpengaruh bagi Shira, mau bagaimana pun ia akan tetap berusaha mempertahankan anak-anaknya. Walau tak jarang ia sering merasa kesakitan di perut bagian bawahnya.
Saat ini usia kandungan Shira sudah menginjak usia 8 bulan, sekarang perut Shira sudah benar-benar buncit dan gerakannya lamban. Perutnya bahkan lebih besar saat dari pada wanita hamil 8 bulan umumnya. Mungkin karna ia mengandung bayi kembar tiga makanya perutnya sebesar ini, pikirnya.
Semakin lama Taehyung semakin dingin padanya, bahkan ia tidak pernah menganggap bayi yang di kandung Shira ada. Taehyung tidak pernah menyentuhnya sama sekali, semenjak kejadian itu.
"Padahal kau tidak tahu apa-apa, Nak," Shira mengusap perutnya dengan sayang, "Maafkan appamu yang konyol itu"
Kemudian Shira beranjak dari duduknya, menuju closetroomnya, hari ini ia dan Eunbi berjanji untuk keliling mencari baju bayinya. Shira mengambil dress hamilnya dan memakainya.
Shira kesusahan menarik kancing belakang bajunya. Semenjak hamil gerakannya semakin terbatas dan sekarang untuk menarik kancing saja susah sekali. Batinnya kesal
Taehyung yang memang sedang berada di kamar hanya meliriknya sekilas tanpa niat membantu. Tapi seberapa keras pria itu berusaha tidak perduli ia masih tetap tidak bisa, hingga ia menyerah, menghembuskan nafasnya kasar. Bangkit menghampiri Shira, dan tanpa aba-aba segera membantu Shira menaiki kancing belakangnya.
"Huh?" Shira terkejut dengan perlakukan Taehyung, menatap Taehyung yang kembali duduk di ranjang mereka. Wanita itu tersenyum kecil, setidaknya masih ada sedikit perhatian dari suaminya.
Setelah merasa penampilannya sudah cukup, Shira meraih tas tangannya. Menyadari Taehyung yang melirik kearahnya dengan pandangan bertanya-tanya.
"Aku pergi dulu, Eunbi sudah menunggu ku di luar." Ujarnya, tapi, Taehyung tidak menanggapinya dan kembali focus pada ponselnya. Shira tersenyum getir, lalu berjalan keluar.
***
"Apa V oppa masih belum berbicara padamu?" suara Eunbi membuyarkan lamunan Shira. Wanita itu menggeleng.
"Dia bahkan tidak pernah menemani ku ketika akan mengecek kondisi kehamilan ku"
"Bersabar lah, mungkin itu hanya emosi sesaat V oppa. Ia hanya terlalu khawatir terhadapmu"
"Arra, tapi bagaimana mereka bisa mengatakan jika aku akan celaka jika terus mempertahan kan bayi-bayiku. Di saat aku sangat sehat seperti ini" kesal Shira.