20

9.4K 340 5
                                        


*-*

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

*-*

Shira duduk termenung memadang keluar jendela, sudah 1 bulan ia kembali dari rumah sakit. Kondisi wanita itu sudah membaik, tapi kondisi perasaannya masih sama. Tak jarang ia sering melamun dan menangis dalam diam ketika mengetahui kenyataan pahit yang ia terima beberapa hari yang lalu.

Shira masih berharap jika ini hanya mimpi buruknya. Ini semua tidak nyata dan tidak akan pernah terjadi padanya. Tapi sayang, ini bukan mimpi, ini kenyataan, kenyataan pahit yang harus ia terima. Tidak terasa air mataanya sudah mengalir dipipi mulusnya. Wanita itu kembali menangis.

“Imoooooooo” seru Hyuna, Hyuno dan Saejin. Shira yang mendengar seruan ke3 keponakannya itu dengan segera mengahpus air matanya.

 Shira yang mendengar seruan ke3 keponakannya itu dengan segera mengahpus air matanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ketiganya menghampiri Shira, Shira menatap ke 3 bocah kecil itu sembari tersenyum, senyum yang ia paksakan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Ketiganya menghampiri Shira, Shira menatap ke 3 bocah kecil itu sembari tersenyum, senyum yang ia paksakan. Saejin duduk di pangkuan wanita itu. sejak pertama kali bertemu dengan Shira gadis kecil itu sangat menyukai dirinya. bukan hanya itu semenjak Shira di Amrik pun Saejin memang sering tidur dengan Taehyung, selain karna pria itu menyukai anak kecil juga untuk mengalihkan kerinduannya pada istrinya.

“Kalian datang sayang” ujar Shira lembut sembari mengelus rambut Saejin yang berada di pangkuannya.

“Hmm” ketiga nya mengangguk.

A BETTER TOMORROWTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang