📌Date [Jisung, Lucy]

1K 112 7
                                        

Lucy lagi dengerin temen-temennya yang lagi ngomongin kepanitiaan. Sekarang mereka ada di warkop. Rapat sama anak-anak lain selesai setengah jam lalu.

Di samping Lucy ada Herin yang sedari tadi aktif ikut memberi saran. Lucy mah diem aja, toh dia ke sini karena nemenin Jisung aja. Dia ngikut ke sekolah karena ga mau sendirian di rumah Sanha.

Jisung sendiri sekarang lagi tidur pules banget di paha Lucy. Kaki panjangnya tertekuk karena sofa yang tak begitu panjang.

Tiba-tiba hape Jisung geter. Cowok itu bangun dan ngeliat hapenya, lalu menyuruh Lucy mengangkatnya.

"Cy. Mama. Angkatin." Katanya serak.

Lucy ngambil hape Jisung lalu dengan segera menerima panggilan dari kontak bernama 'Mama'.

"Assalamualaikum tante.."

"Waalaikumussalam. Lucy ya?"

"Iya Tan.."

"Jisung lagi apa, nak?"

"Jisung tidur ini tan.. tadi malem baru tidur jam dua katanya."

Obrolan berlanjut hingga lima menit kemudian telfon dimatikan.

"Udah sih gitu aja ya." Kata Mark yang diangguki semuanya.

Sanha ngelirik Jisung, "Yaela teler bener cowok lo."

Lucy delik, "Bukan cowok gue."

"Lah belum nembak?" Tanya Changbin. "Hadu dasar cemen bener." Katanya sembari berdiri lalu mengambil sekaleng kopi di kulkas.

Lucy lirik jam, lalu dengan pelan bangunin Jisung. "Jis, bangun."

"Bentaaar."

"Cepetan ah keburu sore. Mamamu minta jemput di Bandara katanya jam 4."

Jisung jadi bangun. "Mama mau pulang hari ini?"

Lucy ngangguk, "Makanya ayo sekarang aja perginya. Katanya mau cari kemeja?"

Jisung ngangguk, terus jalan ke kamar mandi buat cuci muka.



***



Lucy menutup pintu mobil Jisung, lalu berkaca sebentar merapikan rambut panjangnya.

"Ayo."

Lucy menghampiri Jisung yang langsung merangkul bahunya. Mereka berjalan masuk ke dalam mall lalu segera menuju lantai dua di mana toko-toko baju berada.

"Mau cari yang kayak gimana sih emang?" Tanya Lucy saat mereka memasuki salah satu toko. Mata gadis itu langsung berkeliling.

"Yang kayak gitu. Ya gimana sih kan kemeja gitu gitu aja."

"Gitu gitu aja tapi demen amat ngoleksi."

Jisung jadi nyubit pipi Lucy pake tangan kirinya yang masih ngerangkul cewek itu.

"Itu tuh liat. Bagus gak?"

Jisung yang tadinya lagi liat liat kemeja yang digantung, jadi noleh ke arah kemeja yang ditunjuk Lucy di atas.

"Ada hoodienya itu?"

Lucy ngangguk.

Jisung langsung minta mbaknya ngambilin kemeja itu.

"Ini Kak.." Lucy ngambil kemeja dari tangan mbak-mbaknya.

"Bahannya bagus." Kata Lucy yang diangguki Jisung yang juga mengecek bahan. Itu cowok langsung nyobain kemejanya. Ga ribet ke kamar ganti segala soalnya dia emang pake kaos dilapis kemeja.

Lucy megangin kemeja Jisung sementara doi nyobain kemeja baru.

"Bagus kok." Kata Lucy ke Jisung yang lagi sibuk ngaca.

"Mbak, warnanya ini aja?" Tanya Lucy.

"Ada navy, skyblue, milo, merah, hitam, abu misty sama putih Kak."

"Saya mau liat yang navy sama milo dong."

"Sebentar Kak.."

Jisung langsung natap Lucy. "Kan ini bagus?"

"Kemeja merah lo udah numpuk ya Jisung. Masa mau beli merah lagi?"

Jisung nyengir.

Gak lama, mbaknya balik lagi bawa dua kemeja.

"Tuh yang milo lucu warnanya." Kata Lucy.

"Tapi navynya juga bagus Cy.."

"Milo aja. Navy kayak gini mah banyak."

"Yaudah mbak yang milo ya. Ukuran L." Ucap Jisung seraya mengembalikan tiga kemeja tadi.

"Oke Kak.. diambil di kasir ya."

Jisung ngangguk, lalu ngambil kemejanya di Lucy dan make kemeja itu lagi.

"Ada yang mau dicari gak?"

"Ke atas ya." Kata Lucy dengan senyum memohon.

Jisung ketawa, "Hadeeeh dasar cewek." Katanya sambil ngusap kepala Lucy bentar.



***




Selesai bayar, keduanya langsung keluar dan menaiki eskalator menuju lantai tiga.

"Kemana?" Tanya Jisung, ngelirik jajaran toko di depannya. Mulai dari The Body Shop sampe Sephora.

Lucy ngerangkul tangan Jisung lalu menariknya ke kiri, "Innisfree ada lipbalm baru di sini ada gak ya?"

Jisung manut aja. Dia pasrah ngikutin Lucy yang kini masuk ke innisfree yang dipenuhi oleh cewek-cewek.

Lucy ngelepasin Jisung gitu aja lalu nyari barang yang dia maksud.

"Gak ada.." keluh Lucy saat merasa Jisung berdiri di sampingnya.

"Yaudah yang ada aja."

Lucy lagi asik nyobain beberapa warna lipstick di depannya sampe akhirnya sadar kalo Jisung diem aja. Dia akhirnya lirik cowok itu.

"Matanya ya mas tolong." Ucap Lucy ketus.

Jisung langsung noleh sambil ketawa. "Galak banget buset."

Lucy nutup lipstick di tangannya lalu menyimpannya kembali ke tempat. "Ke yang lain aja." Katanya menarik Jisung keluar.

"Lah yang bener???"

Lucy ngangguk doang. Jisung langsung ngerangkul dia dan narik dia ngedeket.

"Jangan ngambek."

"Gak ngambek."

Jisung senyum, "Trus ke mana lagi?"

"Turun."

"Gak ke body shop dulu?"

Lucy geleng. "Gue cuma mau ke innisfree aja ngecek lipbalm."

Jisung ngangguk, "Yaudah. Mau ke timezone ga? Apa mau makan?"

"Makan aja."

Jisung makin ngeratin rangkulannya, "Gak lirik cewek buset orang cuma penasaran aja cewek-cewek itu pada ngapain soalnya excited banget."

Lucy noleh, dia sedikit dongak biar bisa liat mata Jisung. Iya soalnya walaupun tingginya mencapai 168 cm, tetep aja Jisung lebih tinggi.

"Apa?"

Lucy geleng. "Ke McD aja dong makannya."

"Kemaren perasaan pengen richeese?"

"Nggak deh mau McD aja."

"Yaudah ayo McD."


***



   

[2] Twilight✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang