Setelah hari-harinya yang terasa monoton, tak jauh berbeda dengan hari ini.
Sebenarnya bisa dibilang hari-hari Ririn setelah kejadian itu selalu monoton. Tak banyak yang membuatnya bisa tertawa lepas tanpa beban seperti dua tahun lalu.
Setelah minggu lalu ia keluar dari rumah sakit, lalu disusul dengan keberangkatan saudaranya ke Cina. Akhirnya tiga hari lalu Ririn sudah diizinkan oleh saudara-saudaranya untuk kembali keaktifitasnya yang baru menginjak sehari tapi sudah absen karena kejadian tak terduga itu.
"Si Wooseok kemana sih?"
"Ngapain nyari dia?" tanya Ririn saat mendengar nama pria itu disebutkan oleh Kai.
"Ya apa lagi kalau gak tentang hukuman dari Bang Suho dan yang lainnya. Dia kan jadi bodyguard lo sekarang."
Ririn hanya memutar bola matanya malas. Sebenarnya dia tak ingin lagi berurusan dengan pria menyebalkan itu. "Udah lah. Penting banget apa dia harus ada di sisi gue selalu."
"Penting lah, banget malah." Sehun mengangguki ucapan Chanyeol lalu melanjutkannya. "Dia kan bodyguard lo sekarang. Jadi dia wajib ada di samping lo setiap saat."
Selalu seperti ini, ketiga orang ini selalu saling menyambung kata satu sama lain. Wajah mereka memang tak ada mirip-miripnya sama sekali. Tapi otak mereka yang seperti selalu terhubung satu sama lain ini yang mungkin bisa membuat orang percaya bahwa ketiganya ini kembar.
"Nah tuh orangnya. WOOSEOK!" teriak Baekhyun menggelegar dan membuat orang yang dipanggil menengok ke arahnya.
Di seberang sana, Wooseok merutuki dirinya sendiri karena tak bisa lagi bersembunyi diantara orang-orang yang berlalu lalang. Mencoba tak terlihat namun apa daya, mata Baekhyun yang sipit tapi tajam itu mendapatkan dirinya.
"Mau kemana lo tadi?" tanya Baekhyun sesaat setelah Wooseok berada di sampingnya dengan wajah masam.
"Kelas," jawab Wooseok tanpa berbohong. Dia terlalu malas jika harus mengada-ngada. Toh memang niat awalnya datang pagi karena ingin pergi ke kelas sesegera mungkin juga untuk menghindari yang ada di depannya saat ini.
"Lo gak ada niat buat mangkir dari tugas lo kan?" Dio yang sedari tadi hanya diam akhirnya ikut bertanya. Dan sekali pertanyaannya keluar, pertanyaan itu langsung menyudutkan Wooseok.
Dalam hati Wooseok bertanya-tanya, 'kenapa harus gue sih yang sial kayak gini?'
"Kenapa lo diem?"
Ririn yang melihat itu hanya bisa menghela napas berat. Kakinya hampir melangkah pergi sebelum seseorang menyerukan namanya.
"RIRIN!!!" Bukan hanya Ririn yang menoleh, tapi mereka yang berada di situ juga ikut menoleh.
Jihan, pelaku yang membuat seruan itu melambatkan langkahnya saat dirinya ditatap oleh jajaran pria-pria tampan di Fakultasnya. Dirinya tiba-tiba merasa gugup.
"Erghhh, Rin. Ayo bareng! K-kelas pertama lo, s-sama, kan?" tanya Jihan terbata-bata.
Ririn hanya mengangguk dan mencoba melangkah pergi tapi tertahan kembali. "Apa lagi?"
"Wooseok, nih tugas pertama lo hari ini. Cepet ikutin, kalo sampai gak nyampe ke kelas. Lo gue lap..."
"Ok, ok. Ayo lo cepet jalan. Lo gak tahu kan gue juga ada kelas bentar lagi." Wooseok memutar dan mendorong bahu Ririn agar cepat berjalan.
"Heh, lo jadi bodyguard jangan kasar dong sama adek gue!"
Wooseok tak menghiraukan teriakan itu, dia hanya terus mendorong Ririn agar dirinya juga tak terlambat memasuki kelasnya.
Jihan yang melihat itu segera pamit dan berjalan mengejar Ririn dan Wooseok yang sudah berada lumayan jauh di depannya.
***
"
Rin, gue mau nanya."
"Hmm."
"Itu... Errr, itu..." Ririn menatap Jihan yang entah kenapa seperti susah sekali untuk berbicara.
"Apa?"
"Gue mau nanya. Kenapa senior kita itu bisa ngikutin lo gitu?"
"Gak tau," jawab Ririn acuh. Dirinya seperti tak ingin membahas pria menyebalkan itu lagi.
"Masa lo gak tau sih?"
"..." Ririn hanya diam.
"RIRIIII!" Tanpa menoleh pun Ririn tau siapa yang memanggilnya seperti ini.
"Kantin, yuk! Yuyu udah laper nih," ucap Taehyung saat Ririn mematap ke arahnya.
"Males."
Taehyung yang mendengar itu langsung berlutut di depan bangku Ririn dan meletakan kedua tangannya bersidekap lalu menatap Ririn dari posisinya itu. "Ayolah, masa Riri tega sama Yuyu." Taehyung memajukan bibir bawahnya.
Jihan yang melihat itu malah terdiam. Antara bingung dengan hubungan antara Ririn dan Taehyung, juga merasa gemas dan gatal ingin mencubit pipi pria yang ada di depan temannya ini.
"Ayooo!" Ririn menghembuskan napasnya dan memilih mengalah untuk ikut dengan Taehyung.
"Tapi Jihan juga harus ikut." Taehyung menunjuk Jihan karena ia tak tahu siapa yang dimaksud oleh Ririn.
Ririn mengangguk kalem dan Taehyung tersenyum ke arah Jihan lalu mengangguk-ngagguk pada Ririn dengan senyum yang lebih lebar. "Gak masalah. Ayo!"
Jihan yang masih bingung akhirnya mengikuti tarikan tangan Ririn pada lengannya.
"Tae, jangan rangkul-rangkul!" seru Ririn saat tangan Taehyung tersampir di bahunya.
"Kenapa?"
"Ini lingkungan kampus."
"Kenapa emang kalo lingkungan kampus?"
"Ada cewek lo, Tae."
"Apaan, gue gak punya cewek. Kan cewek gue ada di samping gue."
"Lepas, noh cewek lo di depan. Gue gak mau ada masalah lagi."
"Mana?" tanya Taehyung, tapi matanya tak berpaling kemana-mana. Hanya terfokus pada Ririn yang ada di sampingnya.
"Tae..." Mendengar orang yang memanggilnya, baru lah pandangan Taehyung teralihkan.
"Ya, kenapa?" perempuan yang bernama Yin-Na itu mendengus keras lalu menyeruak diantara Taehyung dan Ririn dan mendorong Ririn menjauh dari Taehyung.
"Eh, lo apa-apaan sih, Yin?"
"Apa? Kenapa? Lo gak terina gue perlakuin cewek ini kayak gitu?"
"Jelas enggak lah," ucap Taehyung sambil berusaha melepaskan tangan Yin-Na yang memegang erat lengannya.
"Kenapa? Dia siapanya elo sih? Cewek lo juga bukan, kenapa lo perhatian banget sama nih cewek jadi-jadian?"
"Dia...."
"Gue duluan," ucap Ririn lalu menarik Jihan pergi. Sedangkan Taehyung mendesah frustasi karena PDKT nya yang baru akan dimulai kembali, gagal begitu saja karena ulah Yin-Na yang mengejar-ngejarnya dari hari ospeknya dulu.
***
PDKT lagi cuy.
Apa masih ada yang mendukung TaeRin?
Jangan lupa vomentnya bebs.
21 Feb 2018
Rinmy98
KAMU SEDANG MEMBACA
2#Protective ✔
Fiksi PenggemarSequel StepBrother EXO Kehidupan masih berjalan, masih banyak orang yang menyayangi dan menjagamu -EXO Aku ingin seperti dulu! Tapi aku tidak bisa seperti dulu -Ririn Aku akan merubahmu seperti dulu lagi -Calm(?) Start: 26 Desember 2017 End : 10 Ju...
