♕♕♕
Esok hari, setelah kunjungan peter ke unitnya dan berbincang dengan orang tuanya, katty bangun dalam keadaan yang tidak nyaman sama sekali.
Ia bangun saat matahari sudah meninggi, dengan rambut yang kusut dan lingkaran di bawah mata yang tercetak sempurna membuat dirinya dalam bias kaca terlihat menyeramkan.
Katty mendengus pelan, "lihatlah! Siapa yang ada di kaca! Belle? Aurora?" Katty bergumam kecil sambil menatap sinis ke kaca.
"Seperti nya kau salah satu peri yang mengasuh aurora saat bayi" ucapnya lagi sambil di iringi kuapan lebar mulutnya.
Saat ia memutuskan untuk bergegas mandi, Katty pun selesai dengan cepat kemudian berjalan ke arah dapur dan mendapati sebuah note kecil yang tertempel di pintu kulkasnya.
"Honey, kami harus pulang cepat, rekan kerja daddy berkata ingin berkunjung kerumah, im sorry sweetheart, nikmati waktu akhir pekanmu dengan baik, dan jangan keluar tanpa memberi tahu kami, kau mengerti!"
Dari tulisan tangannya, katty hafal sekali jika itu adalah tulisan ibunya, namun dari kata yang tertera sudah jelas itu pasti kata dari ayahnya.
"Aku juga malas keluar sekarang" katty bergumam sendiri sambil membuka kulkasnya.
Katty mengambil beberapa butir telur untuk ia masak bersama dengan roti, selain itu ia juga menyisipkan keju dan beberapa sayuran.
Sarapan sehat ala katty sudah siap, hanya butuh waktu 15 menit.
Saat katty hendak memasukkan sarapannya ke mulut, ia mendengar pintunya berbunyi.
Katty menatap datar ke arah pintu dan berniat mengabaikan bel tersebut, namun saat ia kembali ingin memakan sarapannya, belnya kembali berbunyi.
Katty geram, "siapa yang bertamu pada pagi hari seperti ini!" Ucap katty sebal.
Katty berjalan dengan langkah lebar menuju ke arah pintu dan tanpa melihat pada kamera pintu nya, ia langsung saja membuka pintu apartemennya.
Katty menatap jengkel ke arah pria yang saat ini berdiri di depan pintu apartemennya, dengan setelan olahraga lengkap dengan earphone di lehernya, dan jangan lupakan rambut acak dan senyum menyebalkannya.
Atasannya sendiri, sang pengacau hidupnya dalam beberapa minggu ini. Siapa lagi jika bukan Peter Bailey.
"Ada perlu apa?" Tanya katty yang masih mengutamakan norma kesopanan.
Peter menatap katty dengan senyum bodohnya.
"Apa kau punya sesuatu untuk di makan?" Tanyanya dengan santai.
Katty memutar matanya jengah lalu mencoba menutup pintunya dan tidak menghiraukan peter.
Peter tertawa dan dengan cepat menghalangi pintu katty agar tidak tertutup.
"Ini masih terlalu pagi Mr.Bailey"
Peter membuka pintu katty dengan sedikit dorongan dan memasukkan dengan sempurna tubuhnya kedalam apartemen katty.
"Tak ada sesuatu yang bisa ku makan di penthouse ku kath, bisakah kau memberiku sedikit sarapanmu?" Tanya peter dengan santainya.
KAMU SEDANG MEMBACA
KATH ✔
ChickLit(FOLLOW SEBELUM BACA) (COMPLETE) Semua berawal dari sampan yang kathrine kayuh hingga menimbulkannya tak dapat pulang ke rumah, di situ pula peter datang mengulurkan tangan dan bersedia mengantarkan Katty untuk pulang dengan selamat. Pertemuan singk...
