Bandara Soekarno Hatta siang hari sedang sangat ramai saat Nathan menarik kopernnya sambil berjalan menuju pintu check-in terminal 2. Tangan kirinya menarik koper silver berukuran medium dan tangan kanannya sibuk menggandeng tangan seseorang, Vina Clarissa. Gadis yang telah dipacarinya sejak 3 tahun yang lalu.
Vina Clarissa adalah seorang Fashion Blogger dan juga influencer, tak jauh dari pekerjaan Nathan sendiri. Nathan pertama kali bertemu Vina dalam acara perkumpulan influencer muda Indoensia, acara yang mengundang dan mengumpulkan anak muda Indonesia yang memiliki dan menyebarkan pengaruh besar dalam berbagai bidang melalui social media, seperti blog, instagram, youtube dan lainnya.
Karena Vina adalah fashion blogger, sudah pasti penampilannya selalu menarik. Kulitnya putih mulus, dengan bentuk wajah oval, mata bulat coklat dan rambut brunette sebahu. Dia pandai memadu padankan pakaian, tas, sepatu hingga aksesoris.Semua jenis pakaian akan sangat menarik dan terlihat bagus saat dia memakainya. Bentuk tubuhnya yang tinggi dan proporsional menjadi point plus bagi pekerjaannya. Tak heran banyak brand fashion terkenal yang mau bekerjasama dengan Vina.
Sudah 3 tahun Gadis itu tak pernah absen mengantar Nathan ke Bandara, dia akan selalu menyempatkan diri dan mengosongkan jadwalnya untuk mengantar Nathan. Dan dia adalah gadis yang selalu memberikan pelukan hangatnya sebelum Nathan terbang meninggalkan Indoensia untuk menjalankan pekerjaan dan juga hobi nya, travelling.
"Sudah sampai disini saja kamu nganterin aku." Kata Nathan sambil menghentikan langkahnya tepat di depan pintu pemeriksaan yang menuju loket check-in.
"Jangan lupa hubungi aku kalau sudah sampai di Tokyo." Vina memeluk Nathan seolah tak rela membiarkan pria itu pergi.
"Pasti." jawab Nathan singkat sambil membalas pelukan itu dan mengelus rambut Vina perlahan.
"Kapan kita liburan bareng lagi? kamu selalu saja sibuk pergi sendirian." Keluh Vina sambil melepas pelukannya, ia mengingat-ingat kapan terakhir dirinya pergi liburan bersama Nathan.
Mereka terakhir kali liburan bersama 2 tahun lalu saat anniversary mereka, itu juga mereka hanya berlibur berdua di Bali selama 3 hari. Selain itu mereka hanya pernah berlibur di kota yang tak jauh dari jakarta. Mereka tak pernah liburan keluar negeri berdua dalam waktu yang lama. Mereka selalu pergi secara terpisah dan berbeda kesempatan.
"Hm...lain kali deh. Kamu tahu kan aku tipe solo traveller?" Jawab Nathan diplomatis.
"Iya...tapi kan aku pacar kamu. Masa kita nggak pernah travelling bareng?" Jawaban Nathan sama sekali tak menghibur Vina sehingga membuat gadis itu mulai cemberut.
"iya, aku atur dulu jadwal aku. pasti nanti ada saatnya kita liburan bersama."
"Janji?" kata Vina sembari mengulurkan jari kelingking kanannya.
"Iya. Janji. Udah, jangan cemberut terus." Nathan menyambut dengan mengaitkan jari kelingkingnya. Setelah itu dia mengacak pelan rambut Vina.
"Jangan lupa titipan aku."
"Tote bag Aniary warna navy edisi terbaru, betul?" jawab Nathan sambil menaikan sebelah alisnya. DIa sudah hafal keinginan pacarnya itu. Vina sudah membicarakan masalah tas Aniary yang diinginkannya dari sebulan yang lalu.
"Good boy!" Kata Vina sembari tersenyum, memperlihatkan deretan gigi putihnya.
"Kalau begitu, aku pergi dulu ya."
"Sudah harus pergi?"
"Iya, bye..."
"Bye, Have a safe flight." Kata Vina sambil melambai kearah Nathan yang berjalan menuju antrian masuk. Sambil menghela napas, vina masih menatap Nathan hingga dia masuk dan hilang dibalik pintu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tokyo Travelgram [completed]
Lãng mạnNathanael Pratama Romano sangat menyukai travelling seorang diri. Menelusuri tempat-tempat baru yang belum pernah dia kunjungi di muka bumi ini. Mengamati kehidupan manusia yang berbeda disetiap tempat dalam sudut pandang yang berbeda, dan mengabadi...
![Tokyo Travelgram [completed]](https://img.wattpad.com/cover/141907371-64-k584216.jpg)