DELAPAN

1.9K 173 0
                                        

"Nathanael Romano?"

Merasa ada seseorang yang menyebut namanya, Nathan menengok kearah suara perempuan yang memanggilnya. Ia memalingkan kepalanya kearah kiri dan melihat seorang perempuan berkulit putih, bermata bulat dengan rambut hitam panjang sebahu. Nathan memandang gadis itu cukup lama.

"Kamu Nathanael Romano,kan?" Tanya Clara lagi, gadis itu heran melihat reaksi Nathan. Apakah aku memanggil salah orang? Batinnya.

"Iya..." jawab Nathan masih memandang Clara dengan tatapan bingung, terdengar keraguan dalam nada bicaranya.

"Ternyata beneran Nathanael Romano." Kata Clara sambil tersenyum. Rasanya ia ingin memuji dirinya sendiri karena ia berhasil menebak nama pria yang duduk disebelah kanannya itu.

"Kamu...orang indonesia juga?" Tanya Nathan, ia awalnya ragu jika gadis disebelahnya itu adalah orang indonesia. Wajah Oriental Clara bisa saja mengecohnya.

Turis Indonesia di Jepang memang banyak jumlahnya. Nathan sering bertemu dengan turis asal Indonesia hampir disetiap tempat wisata terkenal di Jepang. Tapi bertemu dengan orang asing yang mengenal dirinya rasanya cukup aneh bagi Nathan. Nathan bukan artis atau penyanyi terkenal, wajahnya jarang terekspos media sehingga tidak banyak yang mengenali wajahnya. Nathan terkenal dikalangan blogger dan influencer, hanya orang-orang yang membaca blog atau mengikuti instagramnya yang sering melihat wajahnya.

"Iya, aku orang indonesia." Gadis itu mengangguk pelan.

"Oh, hai. Nama kamu siapa?" Nathan meletakan sumpitnya, dan mengulurkan tangannya pada Clara.

"Hai, Aku Clara." Jawab Clara seraya menjabat tangan Nathan. Clara mendapatkan ramah sebagai kesan pertama bertemu dengan pria yang sering muncul di instagramnya. Pria dengan kemampuan fotografi yang selalu dikaguminya. Pria yang mempunyai sejuta cerita mengenai pengalamannya berpetualang keberbagai tempat didunia.

"Nathan." kata Nathan memperkenalkan diri. Ia selalu menyingkat namanya saat berkenalan dengan orang baru agar terdengar lebih akrab.

"Kamu sendirian?" Tanya Nathan sambil menikmati kembali makanannya.

"Iya. Aku sendiri. Kalau kamu?"

"Aku solo traveler." Jawab Nathan sambil sibuk memanggang dagingnya.

"Oh ya? Jadi selama ini kamu travelling sendirian?" Tanya Clara penuh rasa penasaran.

"Mostly." Jawab pria itu singkat, terlalu panjang jika harus menceritakan mengenai dirinya yang lebih suka travelling seorang diri pada orang yang baru dikenalnya.

Percakapan mereka terpotong oleh pelayan yang datang membawakan sebuah nampan berisi makanan pesanan Clara. Mata Clara terlihat berbinar melihat piring berisi potongan daging itu, rasanya ia sudah tidak sabar untuk menyantapnya.

"Selamat makan." Gumam gadis itu.

"Kamu udah sering kesini?" Tanya Nathan sambil sesekali melirik kearah Clara.

"Nggak. Ini baru pertama kali." Jawab Clara sambil memulai menyumpit sepotong daging, mencelupnya pada saus dan meletakkannya diatas pemanggang hitam kecil yang ada didepannya.

Nathan mengangguk pelan "Oh, Tahu tempat ini dari mana?"

"Dari blog kamu." jawab Clara cepat.

"Kamu baca blog aku?" Nathan sedikit tersentuh dengan jawaban yang diberikan gadis disebelahnya itu. Ia sangat senang bila ada yang membaca blog miliknya.

"Kadang, tapi aku lebih sering stalkerin intagram kamu." jawab Clara sambil sibuk membolak-balik dagingnya.

"Oh, kamu followers instagram aku?"

Tokyo Travelgram [completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang