EPILOG

3.6K 185 30
                                        

"Clara, sudah jam 6. Waktunya tutup toko!" seru seorang wanita paruh baya berambut hitam sebahu dengan kacamata bulat.

"Ok, tante." Jawab Clara dari balik pot hitam besar berisi bunga mawar merah. Clara mengangkat beberapa pot besar berisi berbagai jenis bunga, memindahkannya dari luar ke dalam toko. Ia sedang sibuk merapihkan bunga segar beraneka jenis dan warna.

Toko itu bernama Cafe et Fleurs. Cafe et Fleurs bergaya Prancis Classik, dengan perpaduan warna putih dan coklat. Seperti namanya, toko itu menjual kopi dan bunga. Perpaduan antara cafe dan florist yang berlokasi di dekat pantai, tempat yang sangat strategis karena berdekatan dengan pantai yang menjadi lokasi pariwisata bagi turis.

Setelah sibuk dengan bunga-bunganya, Clara berjalan mengambil kain dan botol pembersih dan mulai membersihkan meja dalam toko satu per satu.

"Hari ini kamu nggak pergi? Tumben Grey tidak mengajakmu pergi?" tanya wanita itu lagi sambil sibuk menghitung uang pada mesin kasir.

"Nggak. Aku lebih suka bantu tante Sarah disini. Lagipula aku bisa mendapatkan uang jajan lebih kalau bekerja saat weekend." Jawab Clara sambil tersenyum. Gadis itu nampak ceria, walau tubuhnya terasa lelah setelah membantu tante Sarah seharian di toko. Toko itu kecil namun ramai, sehingga kadang membuat Clara kewalahan menangani pesanan pembeli. Apalagi bila ada pesanan bunga untuk event tertentu.

Tiba-tiba sebuah mobil sedan bewarna Silver berhenti di depan toko dan membunyikan klakson,
"Ah, itu pasti Howard. By the way Clara, aku dan Howard akan pergi membeli groceries dulu sebelum pulang kerumah. Tadi pagi aku sudah masak nasi dan beberapa lauk, kamu bisa panaskan makananmu sendiri kan?" Tanya Sarah memastikan agar keponakannya itu tidak kelaparan dirumah.

"Tenang saja tante, aku bukan anak kecil."

"Selesai tutup toko langsung pulang ya."

"Ok, boss."

"Kamu bawa kunci rumah kan?"

"Iya. Tenang saja. Sudah cepat pergi, Oom Howard sudah menunggu."

"See you at home, darling. Bye."

"Bye."

Sarah bergegas mengambil tas dan jaketnya, keluar dari toko dan masuk kedalam mobil. Kemudian mobil itu melaju meninggalkan Clara seorang diri.
Setelah melihat tante Sarah pergi dari jendela toko, Clara mengikat rambutnya dan membenarkan apron hitam yang dikenakannya kemudian melanjutkan kembali membereskan meja dan kursi.

Kling...

Tak lama kemudian terdengar suara lonceng menandakan ada seseorang yang masuk kedalam toko.

"Are you still open? I wanna buy a bouquet of flower." Ucap seorang pria dari arah pintu masuk.

"Sorry, we're closed." Jawab Clara sambil membalikkan tubuhnya untuk menghadap kearah pengunjung yang masuk ke dalam toko.

Deg...

Clara tersentak, terdiam seketika menatap seseorang dihadapannya. Ia tak bergeming, seolah tak percaya atas apa yang ia lihat. Begitu pula dengan laki-laki yang baru saja masuk kedalam toko itu.

"Nathan..." gumam Clara

Ketika takdir mempertemukan mereka berdua kembali dibelahan bumi bagian lain, disitulah cerita mereka berlanjut...

Tokyo Travelgram [completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang