Hot

5.2K 470 36
                                        

Chapter yang sama , author just tukar tajuak and betulkan typo je ❣️

" Yeon , cepatlah . " ujar Taehyung diluar selimut memandangkan aku sedang menutup seluruh badanku dengan selimut . Hari - hari cuti macamni mestilah nak bangun lambat , baring atas katil lama - lama tapi Taehyung ni pukul 8 tadi dah kejutkan aku .

" Cepat kalau tak .., "

" Awak ni kacaulah ! Saya nak tidur pun tak senang . Aish , " marahku sebelum menyelak selimut dan terus duduk . Rambut aku kemaskan sebelum aku terus ingin bangkit dari katil . Namun aku terlentang di atas katil semula saat Taehyung menarik tubuhku berbaring di sebelahnya .

" Okaylah , kita tidur sekejap lepastu kau janji kita buat kek sama - sama ? " ucapnya dalam nada memujuk . Tahu pun , kalau aku tahu dia ni gila kek aku takkan bagitahu dia yang aku ni pandai buat kek . Aku terus pejam mata dan tidur semula .

Untuk seketika aku terasa betul - betul puas bila dapat sambung tidur . Bangun - bangun je dah jam 12 tengahari . Tapi Taehyung tak ada pula dalam bilik . Aku terus bangun dan menuju ke bilik air sebelum muka dibasuh dan gigi diberus .

Aku turun ke bawah , mencari kelibat Taehyung . Dia tengah duduk dekat ruang tamu sambil main dengan Yeontan . Aku berdiri di belakang sofa sebelum bahunya aku ketuk menggunakan satu jari . Taehyung berkalih memandang aku dan tersenyum .

" Jom , " ujakku dan Taehyung terus meletakkan Yeontan di atas sofa sebelum bangun . Bajunya dikibas dahulu sebelum memandang aku . Aku terus berjalan ke dapur dan Taehyung ikut aku dari belakang .

" Teruja betul awak sampai bahan - bahan semua dah siap keluarkan ? Awak nak saya buat kek apa ? " ucapku sambil memandangnya . Taehyung tersenyum sebelum berfikir .

" Aku teringin nak makan kek yang banyak krim lepastu ada blueberry , "

" Okay , blueberry cake then . "

Setelah 30 minit berada di dapur , akhirnya bater kek selamat dimasukkan ke dalam oven . Aku memandang Taehyung yang asyik merenung kek di dalam oven . Apa yang dia tengok aku tak tahu lah ,

" Awak , "

" Hm ? "

" Nanti kan , kita pergi rumah Jimin boleh ? Saya rindu Jihyun lah , dah alang - alang kita buat kek dua biji , bawa lah satu , nak tak ? " soalku . Taehyung membuka apronnya sebelum berjalan ke arah aku .

" Aku setuju nak pergi rumah Jimin , tapi aku tak setuju nak bawa kek . Dua biji kek tu kita punya . Kalau nak bawa untuk Jimin kita pergi beli dekat kedai . " ucapnya membuatkan aku ketawa .

" Kedekutnya awak , "

" Hell yes of course , mana boleh bagi Jimin makan senang - senang . Kalau dia nak suruh Kak Aehyun yang buatkan kek untuk dia . Kau boleh buat untuk aku je . " ujar Taehyung sebelum telefonnya dibuka . Aku hanya akur .

Aku buka telefon sebelum gambar Taehyung yang sempat aku tangkap tadi aku belek . Taehyung yang memakai baju lengan panjang berwarna putih , disintingkan lengannya hingga ke siku . Apron digantung pada leher sebelum tali di bahagian pinggang diikat ke belakang menampakkan lagi pinggang Taehyung yang ramping .

" Kau tengok apa ? " aku mengangkat kepala saat mendengar soalan dari Taehyung . Aku menggeleng sebelum telefon ditutup semula . Sempat buat wallpaper tadi . Aku pandang pula oven yang sedang sibuk membakar kek yang aku dan Taehyung buat .

Actually , aku yang buat . Taehyung dia asyik makan whipping cream yang aku buat untuk kek blueberry tu . Bila aku marah dia makan pula buahnya . Dan akhirnya perut serta pipinya menjadi mangsa cubitan aku membuatkan Taehyung merajuk 5 minit sambil makan roti bakar dengan coklat yang aku buat dekat dia .

" Yeon , "

" Hm ? "

" Aku lapar cherry tiba - tiba . " aku angkat kepala memandang Taehyung yang sudah berdiri di sebelahku . Aku bangun untuk mencari buah cherry di dalam peti sejuk . Mana tahu ada kan ? Tapi dia halang jalan aku . Aku pandang dia dan mengangkat kepala sekali tanda apa .

" Bukan cherry tu , "

" Habis cherry mana ? "

Dan aku terkaku saat mana Taehyung bergerak memandang ke arah bibir aku . Lama sebelum dia memandang ke arah aku semula . Seumur hidup aku berkahwin dengan Taehyung , aku tak pernah lagi kena cium dengan Taehyung dekat bibir .

" Tae— "

" Tak boleh ke ? Sekejap je , janji . " percakapannya membuatkan aku tergelak tiba - tiba . Belum pernah lagi aku jumpa orang macamni . Boleh pula dia tanya tu macam minta aku belikan coklat .

" Kalau lama macam mana ? "

" Halal jelah  , " aku ketawa lagi , tapi tawa aku hilang bila Taehyung pegang leher aku . Aku pula hanya tunduk , tak kuat nak pandang dia . Dan selepas beberapa saat mata aku terpejam bila aku rasa ada sesuatu yang menyentuh permukaan bibir aku .

" Jangan lah macamni Yeon . Aku tahu kau malu tapi janganlah sampai palau aku , kalau kau taknak cakap dengan aku , aku taknak bawa kau pergi rumah Jimin . " ugut Taehyung sebelum tubuhku digoncangnya dari belakang .

" Awak pun jangan lah goncang badan saya macamtu , " kataku sebelum keluar dari bilik . Taehyung pula menutup pintu bilik sebelum berlari ke sebelahku . Aku pula sengaja bawa rambut yang panjang , ke leher kanan aku .

Tapi Taehyung selak balik membuatkan aku terus memandangnya sambil kening dikerutkan .

" Tak nampak pun , kan dah letak cushion tadi , "

" Hell yeah , thanks to my bb cushion . Cakap sekejap je , tapi sampai sini awak tinggal bekas . " marahku sambil menutup bahagian itu semula dengan rambutku . Taehyung ketawa sebelum bahuku dipeluknya .

" Bukan salah pun , kita suami isteri . Normal la kalau isteri ada hickey dekat leher . Okay lagi tau aku buat sampai situ , kalau sampai dad— "

" Yeontan-ah ! " terus aku menjerit memanggil Yeontan di taman rumah . Sengaja ingin melarikan diri dari Taehyung . Tak kuasa aku nak dengar ayat dia yang seterusnya . Taehyung ketawa sebelum mendekati aku yang sedang menggaru leher Yeontan .

" Jomlah , jangan nak lari dari aku , cari Yeontan pula . " aku hanya mengendahkan dia lalu berjalan terus ke arah kereta . Hari yang penuh dengan kehangatan ops 😂.

~ To be continue ~

~ To be continue ~

Alamak! Gambar ini tidak mengikut garis panduan kandungan kami. Untuk meneruskan penerbitan, sila buang atau muat naik gambar lain.
[ DIBUKUKAN ] Mr Perfect% [ COMPLETE ]Tempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang