Grebb
Namjoon memeluk nara dari belakang.
Nara membalikan tubuhnya lalu memandang suaminya yang sudah memakai masker
"Wae?" Tanya nara tanpa melepas tanggannya di pinggang namjoon
Namjoon menangkub wajah nara dan dan memperhatikan wajah yang nanti akan ia rindukan
"Kau melupakan aku"
Ucapan namjoon membuat nara tersenyum. Pasalnya namjoon bukanlah tipikal orang yang senang mengungkapkan perasaan nya secara langsung.
Namun lihatlah kali ini,nara menangkup wajah namjoon dan terkekeh ketika melihat wajah namjoon yang lucu
"Jangan berlebihan, kau ini kekanakan sekali"
Namjoon memicingkan matanya lalu melepas tangan nara di kedua pipinya " aishhh kau menyebalkan "
Nara terkekeh dan memeluk namjoon, wajahnya sengaja ia tenggelamkan di dada suaminya yang bidang.
Namjoon tersenyum di balik masker yang ia kenakan. " kalau aku tak pakai masker pasti aku akan mencium mu" bisikan dari namjoon mendapat hadiah dari nara dengan pukulan di dadanya
"Yak..dasar byuntae"
"Byuntae ke istri sendiri kan kewajiban"
Nara mencubit pinggang namjoon dan melepas pelukannya " sudah ya suamiku, aku akan masuk ke dalam "
Namjoon menurunkan maskernya lalu tersenyum " baiklah, jaga diri baik baik. Kau bisa pulang sendiri kan,aku akan pulang larut "
Nara menggangguk setelah itu namjoon mencium Puncak kepala nara dengan sayang.
Nara seakan terhipnotis ia diam dan memejamkan matanya.
Melihat hal tersebut namjoon mencuri sebuah ciuman di bibir nara lalu kabur sebelum nara mencubitnya kembali.
" annyeong" teriak namjoon
Nara yang kesal namun senang hanya melambaikan tangannya.
Skipp
Kini waktu sudah menunjukan pukul 7 malam dan nara baru saja menutup cafenya. Banyak yang harus ia kerjakan namun ia memilih untuk mengerjakan nya besok.
Ia teringat dengan suami tampannya .ia memutuskan untuk menghubungi namjoon terlebih dahulu
" yeoboseyo?? "
" nde yeoboseyo, ada apa istriku?? "
" ahh aniyo, aku hanya ingin mengatakan kalau aku baru saja menutup cafe dan akan segera pulang "
" baiklah,mian karna tak bisa menjemputmu, aku janji kalau sudah selsai akan segera pulang "
Entah sadar atau tidak nara menggangguk
" baiklah, aku akan menunggumu,ahh taksinya sudah datang "
" arraseo, jangan merindukan ku.tidurlah terlebih dahulu "
KAMU SEDANG MEMBACA
I Hope a Beautifull Married
FanfictionMenikah tanpa adanya Cinta dan hanya bermodal perjodohan membuat kehidupan menjadi kacau namun ini bukanlah akhir dari cerita namun ini awal dari kehidupan
