Setiap bunga memiliki arti tersendiri, dan juga memiliki jenis yang berbeda beda
Biasanya di berikan kepada seseorang yang disayangi atau cintai.
Banyak yang beranggapan bahwa bunga melambangkan rasa Cinta namun itu tak berlaku pada nara
Sebuket bunga disimpan di depan pintu apartemennya seperti biasa.
Setiap hari ada saja kiriman bunga ke apartemen nara.namun bukannya senang Nara malah semakin takut
Apa kalian pikir nara tak menyukai bunga?
Jawaban nya salah. Karna nara sangat menyukai bunga namun dalam urusan ini bukan bunganya yang ia tak suka namun orang yang mengirimnya
Setiap pagi dan kini hampir dua minggu lamanya ia terus saja menerima bunga.
Dan nara selalu membuangnya.
Namjoon akan pulang besok malam dan kini nara memandang sebuket bunga yang tadi tergeletak di depan apartemennya
" hufttt apa yang harus aku lakukan.?"
Nara hanya menghela nafas dan meninggalkan bunga tersebut di atas meja ruang tengah
Ia masuk ke dalam kamarnya dan mengirim pesan pada namjoon bahwa ia mendapat bunga lagi.
Namjoon selalu mengatakan bahwa
" mungkin fans"
Nara tak mengatakan siapa yang mengirim bunga tersebut pada namjoon, ia hanya takut namjoon salah paham
" park hyunjae . Kenapa ia bisa di bebaskan? " pertanyaan nara dijawab oleh sebuah panggilan masuk dari sora
" yeoboseyo? "
...
" mwo!!"
"....."
" aku kesana sekarang! "
Nara mengambil mantelnya lalu mengambil tas kecil berisi dompet.
Setelah itu ia melesat pergi.
......
" yak bagaimana bisa seperti ini?" Sora memijit pelipisnya.
Ia berdiri di depan cafe sambil memikirkan solusi dari masalah tersebut
Nara datang di antar oleh supir taksi lalu menghampiri sora
" sora?? " panggil Nara
Sora membalikan tubuhnya dan memandang nara dengan tatapan bingung
" kenapa semua bisa terjadi?? " Tanya nara sambil melihat keadaan cafe
" ahh molla.. ketika aku datang sudah seperti ini"
"Yak siapa yang melakukannya. Jahat sekali... " Ucap nara dengan nada sebal
Bagaimana nara tidak kesal. Setelah ia bersusah payah membangun cafe dan juga merawatnya.
Seseorang yang tidak dikenal berhasil membuat sebuah karya di dinding cafe
Sebuah gambar dan tulisan tulisan yang tidak senonoh tercetak jelas di dinding cafe.
Kaca yang biasanya mengkilap kini dipenuhi oleh tepung dan bau amis
Nara yakin bau ini berasal dari telur yang sudah busuk
Nara memijit pelipisnya lalu menghubungi seseorang agar bisa membersihkan kekacauan tersebut
Beruntung hanya bagian luar yang mereka corat-coret.
Nara masuk dan memeriksa CCTV di depan pintu masuk.
Dilihatnya sekumpulan pria memakai pakaian serba hitam saling melempar telur ke kaca dan menabur tepung
KAMU SEDANG MEMBACA
I Hope a Beautifull Married
Hayran KurguMenikah tanpa adanya Cinta dan hanya bermodal perjodohan membuat kehidupan menjadi kacau namun ini bukanlah akhir dari cerita namun ini awal dari kehidupan
