Sehari sebelum keberangkatan ke Jepang...
At apartemen.....
" Namjoon, palli ireona" teriak nara sambil menguncang bahu namjoon
"Nghhh,wae?" Suara khas bangun tidur dan mata yang masih terpejam membuat nara menghela nafas.
"Ireona,bukankah kita akan menyiapkan perlengkapan untuk liburan?" Ucap nara.
Namun namjoon semakin menenggelamkan wajahnya pada selimut nya.
Nara memutar bola matanya malas,ia menarik lengan namjoon dan menyuruhnya agar cepat bangun namun
Srekkkk
"Yakkk!"
Namjoon menarik lengan nara dan terjatuh tepat di atas tubuhnya.
" wae?" Tanya Namjoon
Nara mencoba melepaskan pelukannya namun namjoon semakin mengeratkan pelukannya.
" namjoon.?, aku sulit bernafas!" Pekik nara
Namjoon menampilkan smirk nya "mana morning kiss nya?"
Nara menjauhkan wajahnya " aku akan memberikan nya tapi bangun dulu"ucap nara
Namjoon tersenyum dan melepaskan pelukannya. Nara merapikan penampilannya dan memandang ke arah namjoon dengan tatapan sebal.
" mana? " ucapnya sambil menunjuk bibir nya.
Nara menarik lengan namjoon dan menyuruhnya agar mandi " cepat mandi lalu kita ke rumah eomma" ucap nara
Namjoon mengerutkan dahinya " untuk apa kita ke sana." Tanya namjoon kebingungan.
Nara menghela nafas " eomma ingin kita menginap sebelum pergi" ucap Nara
Namjoon mengangguk. Dan menarik nara lagi namun kini posisi nya berbeda namjoon kini berada di atas Nara.
"Yak... byuntae!" Teriak nara sambil memukul dada namjoon
Namjoon menahan pergelangan tanganya dan membuat nara diam .
Cup
Satu kecupan di dahi nara,beralih ke pipi kanan dan kirinya. Ketika akan mengecup bibir nara terlebih dahulu mendorong namjoon dan pergi dari kamar.
Namjoon terkekeh dan beranjak ke kamar mandi namun ia terlebih dahulu berteriak " aku menunggu morning kiss ku yebbo' teriak namjoon
Nara yang mendengarnya hanya menggeleng.
Ia merutuki dirinya yang waktu itu menerima Cinta namjoon. Dan ia harus menerima konsekuensinya.
Namjoon yang setiap pagi meminta morning kiss dan setiap malam harus memeluknya membuat Nara tersenyum akan tindakan namjoon
Namun ia juga kadang kesal karna sikap byuntae suaminya itu.
Semenjak malam itu namjoon lebih sering mencuri kecupan mau itu di pipi atau pun di bibir.
Tak masalah sebenarnya namun jantung naralah yang bermasalah. Ia akan memompa lebih cepat
Ia melihat ke arah namjoon yang sedang berjalan ke arah meja makan.
Wangi masakan nara menguak di dapur dan mengundang perhatian namjoon.
Ia melihat nara yang tengah menyajikan makanan di meja .
Pagi ini nara memasak chapcay dan beberapa makanan lainnya.
" kapan kita ke sana? ' ucap Namjoon tiba tiba
KAMU SEDANG MEMBACA
I Hope a Beautifull Married
FanfictionMenikah tanpa adanya Cinta dan hanya bermodal perjodohan membuat kehidupan menjadi kacau namun ini bukanlah akhir dari cerita namun ini awal dari kehidupan
