andwae

3.3K 307 1
                                        

Keesokan harinya...

" arrghhh"

Teriakan dari nara membuat seseorang terbangun secara tiba tiba

" wae." Tanya namjoon sambil berusaha mengumpulkan nyawanya

Nara mengerjapkan matanya sambil mengeratkan selimut. Ia terkejut ketika dirinya tak memakai sehelai benang pun, ingatannya kembali berputar ketika mengingat keromantisan seorang kim nam joon

Pipinya seketika memerah ketika sebuah cuplikan dalam pikirannya terbayang

" yak namjoon ah. Apa kita melakukannya?" Tanya nara hampir berteriak

Namjoon yang mendengar teriakan tersebut menutup sebelah telinganya dan memandang nara dengan tatapan aneh.

"Wae??,"

Nara menghela nafasnya dan langsung menutup wajahnya dengan selimut

"gwaenchana ." Tanya namjoon memastikan.

ia tak mengerti dengan keadaan nara saat ini.

Dilihatnya nara yang mencoba menutupi tubuhnya, namjoon mengambil kaos di bawah kasurnya dan memakainya lalu bergegas pergi ke kamar mandi.

Sekitar 10 menit kemudian namjoon sudah bersiap dengan pakaian kasualnya

Dilihatnya nara yang masih pada posisi semula, terduduk di kasur dengan tubuhnya yang di tutupi selimut

Namjoon mendudukan dirinya di samping nara " nara ya?"

Nara membuka selimutnya sedikit lalu memandang wajah namjoon

" wae?"

Namjoon tersenyum ketika semburat merah muncul di kedua pipi nara.

" kenapa kau menutupinya?? " tanya namjoon sambil mencoba meraih ujung selimut.

Nara semakin mengeratka genggaman selimutnya, " andwae,aku malu" ucap nara

Namjoon tersenyum " apa kau perlu bantuan." Tanya namjoon dengan nada khawatir

Nara menyembulkan kepalanya dan menggeleng,

Namjoon tersenyum dan berdiri sambil memasukan kedua tangannya ke dalam saku celana

"Baiklah,aku akan ke dapur dulu"

Setelah itu namjoon mengambil ponselnya dan benar benar pergi ke dapur. Ia menuangkan air putih ke dalam gelas dan langsung meneguknya

Tak lama kemudian ia melihat sebuah notif dari ponsel nya.

My wife

Namjoon ah, bolehkah aku meminta tolong,datang lah kekamar "

Melihat pesan dari nara ,namjoon segera melangkah kan kakinya ke kamar dan melihat nara masih di posisi yang sama namun dengan keadaan yang berbeda.

Nara melilitkan selimut di dadanya saja hingga ujung kaki sedangkan pundak dan lehernya terekspos

"Wae?" Tanya namjoon, ia
mencoba untuk terlihat biasa saja

" bisakah kau menggendongku ke kamar mandi,?" Tanyanya memohon

Namjoon melipat kedua tangannya ke depan dada " kenapa, tidak sendiri saja?"

Nara mengerucutkan bibirnya lucu. Ia menunduk dan menghela nafasnya secara kasar " kalau bisa juga sudah ku lakukan dari tadi"

Ucapan nara membuat namjoon terkekeh, ia mengangkat badan nara yang menurutnya sangat ringan, nara terkejut dan langsung mencoba menutupi tubuhnya.

I Hope a Beautifull MarriedCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang