***
Dita tidak bisa lagi menahan emosinya,emosinya kini bagaikan magma yang mendidih, yang sudah siap untuk keluar
Agnes bangun dan memegang pipinya yang terkena tinjuam Dita, darah keluar dari sudut bibirnya,matanya menatap Dita tajam
"Beraninya lo"gertak Agnes tak kalah marah,wajah Agnes kini merah bagaikan tomat ia malu karna Dita sudah berani meninjunya dihadapan teman teman nya
"Kalo kalian berani kenapa aku nggak"bentak Dita,tangannya mengepal sempurna
Sementara Agnes tiba tiba terdiam,ia terkejut melihat Dita yang marah layaknya orang kesetanan,Agnes tak pernah melihat Dita semarah ini
"Gayss cabut"
Agness Dan teman temannya langsung melenggang keluar dengan kepala tertunduk terkecuali Agnes,ia berjalan dengan dagu yang terangkat menambah kesan sombong pada wajahnya
"Mau kemana?"bentak Dita sambil menahan pergelangan tangan Agnes
"Kelaslah"bentak Agnes dan menatap instens Dita,ia menghempaskan tangan Dita dengan kasar
"Kamu pikir,kamu bisa pergi begitu aja setelah kamu buat sahabat aku kayak gitu"Dita menunjuk Naura yang sudah tidak sadarkan diri di lantai yang sangat kotor
Agnes mulai ketakutan namun ia berusaha agar rasa takutnya tak terlihat di wajahnya
Teman Agness suda pada kabur satu persatu,dasar nggak setia kawan,mereka takut melihat Dita yang sangat marah
Brukk
Agness terjatuh kelantai karna Dita langsung mendorongnya hingga ia terhempas kelantai
"Ada hadiah buat kamu"Dita menyeringai tajam kearah Agness
Plak
"Ini balasan karna selama ini kamu uda sakitin Naura"
Plak
"Ini karna kamu suda berani membuka jilbab nya"
Plak
"Ini karna kamu suda membuat dia pingsan"
Plak
"Ini karna kamu suda buat dia nangis"
Plak
"Ini karna kamu udah berani keroyok Naura"
Plak
"Ini karna kamu uda membuka bajunya"
plak
"Ini Karna kamu sudah membuatnya berdarah"
Plak
"Dan ini karna kamu udah sering nyiksa dia"
Dita bak orang kesetannan,Agness?dia bahkan suda hampir tidak sadarkan diri
"Kalo kamu masih berani sentuh Naura,kamu nggak akan lagi nikmatin luasnya dunia ini" Dita mencekik pipi Agnes dan menghempaskannya ke lantai
Brrukkk
Agnesss tergulai lemas
"To..tolongin gu...e""Tolong?sudah berapa banyak Naura meminta bantuan kalian agar tidak menyakitinya?banyak bukan?dan sekarang kau mau meminta bantuan ku?"
"Arrrrrgggghhhhhh"Dita mencakar pipi Agness hingga pipi mulusnya tergores
***
Dita pov
KAMU SEDANG MEMBACA
First Love (TAMAT)
General Fiction7 Februari 22__Rank 1 #berkorban Disaat menCINTAi seseorang dengan tulus dan ikhlasnya namun terpaksa untuk meninggalkan nya pada saat itulah kita dipaksa untuk harus menerima takdir. Sama halnya cinta Naura kepada...? *** Murni...