KANAYA || PART 14

2.8K 141 11
                                        

Di sini ada yang menantikan cerita ini up? Ada yang suka? Alhamdulillah kalau kalian ada yang suka :)

Saya mau minta satu hal sama kalian, tolong vote, comment, and share cerita ini .... Vote & yang baca juga masih sedikit, kalau banyak saya pasti tambah semangat.

Yasudah,

Happy Reading :) Semoga Suka ;)

***

Sebenarnya aku siapa? Di hatimu aku siapa? Di pikiranmu aku siapa?

~Kanaya Larasati~

🍁🍁

Kanaya menatap ponselnya di mana di layar sana tertera nama Satya sekaligus foto cowok itu. Kanaya sudah mencoba berkali-kali menghubungi cowok itu, namun lagi-lagi tidak diangkat.


Sebenarnya apa yang sedang dilakukan cowok itu? Sudah sejak tadi pagi cowok itu tidak ada mengabarinya.

Kanaya teringat cewek yang bersama Satya, Ara. Apa Satya sedang bersama Ara? Tidak! Kanaya tidak boleh berburuk sangka selagi belum ada bukti.

Kanaya membuka akun instagram-nya. Ia menutup mulutnya, air matanya seketika jatuh membasahi pipinya. Ia menggeleng-gelengkan kepalanya saat di sana terpampang jelas postingan Satya yang memposting foto Satya bersama Ara di mana Satya mencium pipi Ara begitu mesra.

Dalam foto itu, Satya terlihat bahagia dan Ara juga tersenyum begitu cantik. Sebenarnya Ara siapa? Kenapa Satya begitu dekat dengan Ara?

Kanaya semakin ragu jika Satya mencintainya. Kanaya ragu jika namanya masih tersimpan di hati sekaligus pikiran Satya.

Kanaya merebahkan tubuhnya sambil memeluk boneka ikan kesayangannya.

"Kak Satya, apa Kak Satya masih anggap Kanaya? Kanaya sayang sama kak Satya, bahkan Kanaya gak berani negur kak Satya waktu itu karena Kanaya lebih milih liat kak Satya bahagia walaupun hati Kanaya sakit."

"Kanaya sakit, Kak, apa Kak Satya gak ngerasain itu? Apa Kak Satya gak ngertiin perasaan Kanaya? Kak Satya egois! Kenapa Kanaya yang harus Kak Satya sakiti? Kenapa Kak Satya bilang cinta sama Kanaya kalau ini yang sekarang Kak Satya lakuin?" lirih Kanaya.

Kanaya memejamkan matanya, berusaha agar pikirannya sedikit lebih tenang. Sampai akhirnya, ia memilih untuk tidur agar besok tidak kesiangan.

***

Kanaya memasuki bus sekolah yang berhenti tepat di depannya. Ia lebih memilih duduk di dekat jendela, untuk sekedar melihat keadaan jalanan yang cukup ramai.

Kanaya mengalihkan pandangannya tepat saat matanya tak sengaja menangkap seorang cowok yang begitu ia kenal sedang berboncengan dengan seorang cewek.

Itu Satya dan Ara!

"Kak Satya kok jadi makin akrab sama Ara?" gumam Kanaya.

Kanaya turun saat bus itu berhenti tepat di depan gerbang sekolahnya. Kanaya mulai melangkahkan kakinya berjalan menuju kelasnya.


"Denger-denger mantan Kak Satya kembali sekolah di sini ya?"

KANAYA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang