S02: #05. Tahun Baru

847 89 5
                                        

"Ok! Untuk kuliah hari ini, selesai! Dan selamat menikmati liburan kalian." Seluruh mahasiswa bersorak dengan ujaran sang dosen.

"Hoah! Akhirnya bisa istirahat juga!" Saktia melihat Beby yang sedang sibuk, "Lo gimana, Beb?"

Beby menatap Saktia sejenak, "Gimana apanya?"

"Lo tetep ngerjain tugas lo pas liburan?" Tanya Saktia.

Beby mengangguk, "Iyalah! Tugas gue udah banyak banget ini!"

Saktia menghela napasnya sejenak mendengar jawaban Beby. Selama liburan ini, dia pasti tidak bisa mengajak Beby untuk pergi jalan-jalan. Padahal, dia ingin sekali menghabiskan waktu bersama dengan sahabatnya ini.

"Kalau lo mau ajak gue jalan-jalan, sorry gue gak bisa." Ucap Beby tanpa mengalihkan pandangannya dari layar laptop.

"Lo kok bisa tau pikiran gue?" Tanya Saktia.

Beby tersenyum miring, kemudian menatap Beby, "Apa sih yang gak gue tau dari lo?"

"Nyebelin lo!" Gerutu Saktia sembari membereskan barang-barangnya.

Beby terkekeh pelan kemudian melanjutkan kembali tugasnya yang begitu menumpuk tersebut.

"Beb, kita--" Shania menghentikan ucapannya saat melihat Beby yang sedang sibuk.

Saktia melihat ke arah suara yang menghampiri kelas mereka. Senyum jahil ditunjukkan olehnya saat sebuah ide terlintas di pikirannya.

"Eh, Shan! Tumben lo kesini." Ujar Saktia.

Shania tersenyum dan mengangguk, "Iya Sak. Gue mau ajak Beby pulang bareng."

"Ah kebetulan banget nih! Beby kan lagi sibuk, nah lo pulang bareng gue aja, gimana?" Tanya Saktia.

"Eh tapi--"

"Udah! Lo percaya aja sama gue." Sela Saktia cepat.

Saktia pun buru-buru membereskan barangnya kemudian menghampiri Shania. Namun, langkahnya terhenti saat dia merasakan genggaman di tangannya.

Saktia pun menoleh dan sedikit takut saat dia melihat Beby yang menatap tajam padanya. Dia pun mengurungkan niat jahilnya tersebut.

"Nju, kamu dateng ya? Bentar ya?" Ucap Beby sembari menyimpan tugasnya dan mematikan laptopnya.

Setelah membereskan seluruh barangnya, Beby pun langsung menghampiri Shania yang telah menunggunya.

"Yuk pulang!" Beby menggenggam tangan Shania untuk berlalu dari sana.

Saktia mengepalkan kedua tangannya. Hatinya terasa panas melihat tatapan tajam dari Beby tadi. Memang ada rasa takut saat dia melihat tatapan tajam dari Beby tadi.

"Sial! Kok bisa gue gak berkutik ya?!" Batin Saktia.

Saktia menghela napasnya, kemudian beranjak pergi meninggalkan kelasnya dengan sejumlah pertanyaan di pikirannya.

***

Shania POV

Aku merasakan ada yang berbeda dari Beby hari ini. Dari tadi, dia terus saja menggenggam erat tanganku. Memang aku merasa aman. Tapi, ada sedikit risih saat Beby terlihat lebih protektif dari biasanya.

"Kamu mau makan apa?" Aku menatap Beby yang sedang menyetir dengan satu tangannya, "Apa aja yang penting bersama kamu."

Beby tersenyum manis kemudian membelokkan mobilnya ke kafe sahabatnya. Kafe yang akhir-akhir ini, sering aku kunjungi sendirian maupun bersama sahabat-sahabatku.

Between You and Her(Completed)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang