#10

1.1K 95 10
                                        

Hari ini adalah hari terakhir dimana acara kemping mereka dilaksanakan. Sebelum benar-benar kembali, para mahasiswa diizinkan untuk berfoto dan melihat pemandangan terlebih dahulu. Para mahasiswa pun terlihat begitu antusias. Mereka mencari sahabat dan pasangan mereka masing-masing untuk berfoto.

"Beb, foto yuk! Hitung-hitung kita ada kenangan." Ajak Shania.

Beby tersenyum lalu mengangguk. Dia merangkul bahu Shania mesra dan Shania pun langsung mengambil foto selfie mereka.

Saktia yang melihat pemandangan tersebut hanya bisa menahan rasa cemburunya. Dia menghela nafas kasarnya sembari mengingat bagaimana dia mendapati Shania dan Beby yang tengah berpelukan di dalam tenda.

***

Flashback ON

Saktia POV

Saat itu, aku sudah merasa cukup bosan mengikuti rombongan. Akupun memutuskan untuk kembali ke tenda dan mengistirahatkan tubuhku.

"Mau kemana lo, Sak?" Tanya Vania padaku.

"Balik ke tenda. Capek gue." Jawabku.

Vania hanya menganggukkan kepalanya dan kembali melanjutkan perjalanannya bersama dengan para rombongan sementara aku melanjutkan langkahku kembali ke tenda.

Aku mengernyitkan keningku saat melihat Beby keluar dari tenda Shania. Wajahnya terlihat begitu dingin namun penuh perhatian.

"Ngapain tuh orang?" Batinku.

Tak lama kemudian, aku melihat Beby kembali ke tenda Shania. Setelah itu, dia tidak keluar lagi.

Karena penasaran, akupun melangkah perlahan ke arah tenda Shania. Aku membuka sedikit kain tenda tersebut dan mengintip ke dalam.

Hatiku memanas saat melihat pemandangan di depanku. Entah kenapa aku merasa cemburu melihat Beby dan Shania yang sedang berpelukan sekarang. Meskipun Beby adalah sahabatku, tapi melihat dia bahagia gitu, rasanya aku ingin melenyapkannya begitu saja.

"Kalian... Ngapain?" Kedua orang tersebut terkejut dan melihat ke arahku.

Beby terlihat tenang setelah melepaskan pelukannya pada Shania. Sementara wajah Shania tampak memerah.

"Lo udah kembali, Sak?" Tanya Beby padaku.

"Iya! Gue bosen. Jadi ya balik ke tenda aja." Jawabku datar.

Beby hanya mengangguk dan kembali menatap Shania. Tatapan dinginnya terlihat berbeda. Dan itu benar-benar membuatku tidak suka.

"Sak, lo jagain Shania dulu ya. Gue mau masak untuk kita bertiga."

Aku mengangguk dan duduk di sebelah Shania yang telah berbaring. Tak lama terciumku bau mi instan yang kutahu itu adalah milik Beby.

Setelah beberapa menit memasak, Beby pun membawa masuk mi instan tersebut dan kita memakannya bersama.

***

Flashback OFF

Author POV

"Semuanya udah masuk? Ada yang masih ketinggalan?" Ujar salah seorang dosen.

Setelah memastikan semua mahasiswa mereka berada dalam bus, para dosen pun menyuruh bus untuk berangkat.

Shania dan Beby yang memilih duduk di bangku belakang pun terlihat sesekali bercanda mesra. Shania tampak bersandar mesra pada pundak Beby yang menurutnya sangat nyaman. Sementara Beby tersenyum dan tangan kanannya terangkat untuk mengusap lembut rambut Shania.

Between You and Her(Completed)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang