Diralissa : 28

1.1K 39 0
                                    

Dira membawa Alissa kembali ke rumahnya, nampak bi Inem yang sedang menyirami tanaman di depan rumah Alissa.

"Kok udah pulang, non?" tanyanya sambil mendekati Alissa yang turun dari motor.

"Eh, nggak papa, Bi, baru nggak enak badan,"

"Mau dibuatin apa non? Saya bikinin," katanya setengah khawatir.

"Nggak usah, Bi, makasih,"

Alissa dan Dira segera melangkah masuk kedalam rumah, Alissa segera menaiki tangga diikuti oleh Dira setelah menaruh sepatunya di rak sepatu.

Sesampainya di depan kamar Alissa, Dira hanya berdiri sambil melihat Alissa yang berjalan masuk ke dalam, Alissa memandang aneh Dira.

"Kok gak masuk?" tanyanya sambil menghampiri Dira.

"Boleh?"

"Boleh, aku percaya kok sama kamu, kamu gak bakal aneh aneh," katanya sambil berjalan menuju kasurnya dan membaringkan dirinya diatasnya.

Dira nampak aneh memasuki kamar Alissa, iya walaupun Ia pernah masuk kesana dua kali, tetapi yang dulu hanya sekedar memindahkan Alissa yang tertiduran, dan kali ini beda lagi.

"Kamu mending tiduran sana," kata Dira sambil melihat Alissa yang memasuki sebuah ruangan di sebelah kasurnya yang diketahui itu adalah ruangan kamar mandi dan lemari bajunya.

"Ini juga mau tidur," katanya sambil keluar dengan sweater besar dan celana leggings hitam.

"Kamu tadi kenapa sih?" tanya Dira sambil duduk di sebelah kursi panjang di depan jendela kamar Alissa.

"Hah? Oh, gak papa kok, gak usah khawatir,"

"Tapi aku bener bener takut kalo kamu kenapa napa, Sa," jawabnya dengan sedikit penegasan.

Alissa mengganti posisi tidurnya membelakangi Dira, Ia juga benar benar takut, "Aku gak papa, Dira," jawabnya lembut.

Tak lama Alissa terlelap dalam tidurnya, Dira hanya memandang sekilas kearahnya dan mengenakan selimut di tubuh Alissa.

Karena tak tahu harus melakukan apa, Dira kembali duduk di kursi panjang dekat jendela, memandang keluar jendela untuk menatap langit yang cerah.

Baru kali ini gue setakut ini kehilangan seseorang, batinnya dan Ia memutuskan untuk tidur di kursi panjang itu.

***

Alissa menggeliat terbangun dari tidurnya, Ia memegang selimut yang menutupi setengah dirinya. Alissa mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Dira, tetapi tak ada seseorang di kamarnya, Alissa berjalan menuju pintu balkonnya yang terbuka.

Dilihatnya Dira yang sedang berdiri entah melihat apa, dirinya sangat senang saat tahu bahwa Dira tetap mau menemaninya.

"Kamu dari tadi disini?" tanya Alissa dari belakang Dira sambil membenarkan jedai rambutnya yang berantakkan.

Dira membalikkan badannya dan melihat Alissa tersenyum ke arahnya, "Engga, tadi aku tidur di kursi," Dira berjalan menuju Alissa dan berkata, "Kamu kok senyum senyum sih,"

"Enggak, aku cuman seneng aja ngeliat kamu masih disini padahal ini udah mau sore."

"Kamu tadi belum makan kan, ayo makan," ajak Dira.

Alissa mengangguk dan berjalan keluar dari kamarnya, dilantai dasar, Ia melihat Bi inem dan Bi Inah yang sedang memasak di dapur.

"Makan apa, Bi?" tanya Alissa sambil berjalan menuju meja makan.

"Itu udah ada, Non," jawab Bi Inem.

Setelah mengambil piring dan makanan, Alissa dan Dira memilih untuk makan di meja dekat kolam renang.

DIRALISSATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang