Entah kenapa kamu begitu cantik, meskipun menyebalkan tapi cukup membuat ku bertingkah aneh
~Quotes11~
~oOo~
"Tolong lepaskan tangan saya," rintih Aurora berusaha melepaskan cekalan tangan laki-laki yang terus saja menyeretnya
"Sekali lagi lo ngomong, gue tutup mulut lo pake~" laki-laki berbadan tegap itu menunduk sembari mendekatkan wajahnya pada Aurora, Aurora yang awalnya tidak mengerti hanya terdiam ditempat.
Hal itu membuat mereka berdua menjadi pusat perhatian, Aurora yang akhirnya sadar apa yang akan terjadi pun terbelalak, keringat dingin mengalir di lehernya.
'Eh eh itu Kenneth ngapain deket-deket sama si cupu?'
'Menang banyak banget sih tu cewek!'
'Yaampun Kenneth aku cemburu,'
'Ganjen banget sih dia jadi cewek'
Aurora perlahan berjalan mundur, sialnya semakin ia mundur, Kenneth semakin mendekat kearahnya, wajah gadis itu dan Kenneth benar-benar berdekatan.
Semua siswi yang ada disana hanya menatap penuh keirian dan sinis pada Aurora.
Siapa juga yang tidak iri, Kenneth adalah Most Wanted sekolah yang banyak diincar oleh kaum hawa disekolah, bahkan Kenneth juga memiliki banyak penggemar diluar sekolah
Kenneth mengeluarkan smirk nya ketika melihat wajah Aurora yang ketakutan, Aurora mengumpat dalam hati ketika ia terpojok oleh dinding
Senyum kemenangan bertambah lebar di wajah Kenneth seperti dewa yunani nya.
Kenneth menahan Aurora dengan meletakkan kedua tangan di kedua sisi gadis itu, semua siswi disana memekik histeris dan ada juga yang berbisik.
"Jadi? Gimana?" tanya Kenneth tepat di telinga Aurora dengan suara serak, Aurora pun bergidik ngeri sembari membelalakkan matanya
'Shit! Gue ga nyangka ternyata dia cantik,' batin cowok itu jujur
"Jawab! Atau~" Kenneth semakin mendekatkan wajahnya bahkan hidung mereka yang mancung pun hampir bersentuhan
"Ok-oke sa-saya ikut kamu-" potong Aurora cepat, dan lagi Kenneth tersenyum kemenangan sembari menjauhkan wajahnya kembali
Kenneth kembali membawa-- ralat menyeret Aurora ke halaman belakang sekolah.
Setibanya di halaman belakang sekolah, Kenneth melepaskan tangannya kemudian duduk dibangku taman sembari mengangkat kaki kanannya ke kaki kiri, berbeda dengan Aurora yang hanya diam ditempat.
"Duduk!" titah Kenneth sarkastik pada Aurora, sedangkan Aurora bingung mau duduk dimana karena disana hanya ada satu kursi untuk dua orang.
'Gue harus duduk dimana njir,' batin Aurora kebingungan
"Lo mau jadi bodyguard gua? Ngapain lo masih berdiri disana? Duduk sini!" bentak Kenneth menunjuk tempat kosong disebelahnya, lamunan Aurora buyar mendengar bentakan dari Kenneth, ia kemudian duduk bersebelahan dengan Kenneth.
'Huff, jijik dedek duduk disebelah dakocan mommy' batin Aurora berusaha 'ikhlas'
Dengan ragu dan terpaksa Aurora akhirnya duduk disebelah Kenneth, ia meremas tangannya di atas paha, dan wajah yang tetap menunduk menatap sepatu yang ia kenakan.
KAMU SEDANG MEMBACA
AURORA : Beautiful but Dangerous!
Novela JuvenilAurora Huelva Garcia dan Aura Huelvi Garcia, gadis beruntung yang terlahir dari keluarga terhormat Mereka terpaksa pindah dari Perancis ke SMA favorite di Jakarta. Karena suatu hal, kedua gadis cantik itu harus berpenampilan nerd di sekolah yang dim...
