34. TGFN

4.4K 213 9
                                        

Jika saya tidak bisa mendapatkan kamu, maka tidak ada satu orangpun yang bisa memiliki kamu
~Quotes34~

~oOo~

~

tok tok tok

"Woi lo pada ngapain didalem?" Kennafh segera melepaskan rangkulannya dari Aura saat mendengar suara cempreng dari luar mobilnya

"Ehm Ra, lo dateng dari tadi?" dengan sedikit gugup Aura berdiri disamping Aurora

"Gajuga sih, tapi iya dari tadi," gumam Aurora diujung kalimatnya membuat Aura tidak bisa mendengarnya

"Lo bilang apa?"

"Hehe engga, eh Nafh Ara amankan jalan sama lo? Awas kalo lo macem macem," peringat Aurora kemudian berlalu meninggalkan Aura dan Kennafh tanpa permisi

"Mbak permisi, Mommy mana?" Kenneth yang mewakilkan ketiga orang dibelakangnya

"Katanya Lo yang milihin?"

"Udah dipilihin mami katanya,"

"Eh mas Kenneth itu nyonya ada diruangan samping,"

"Gosah genit bisa!" ketus Aurora melihat mata wanita itu mengerling nakal

Kenneth terkikik geli melihat Aurora yang sudah jalan duluan, "Woy gentong tungguin," Aurora malah semakin cepat berjalan karena mendengar Kenneth yang memanggil dirinya

Tentu gadis itu tau karena tidak mungkin seorang Kenneth memanggil namanya dengan baik dan benar

"Tungguin bisa ga sih!" kesal Kenneth menghentikan Aurora dengan menahan bahu gadis itu, entah kemana mereka sekarang yang pasti masih didalam butik tanpa terlihat sosok Kennafh dan Aura

"Apasih! Sono ae sama cewek genit tuh!" bukannya takut Kenneth malah tertawa melihat Aurora yang memajukan mulutnya kedepan

"Lo gatau ya kalo gua lagi kesel? Ini gue marah bukan ngelawak!" entah makhluk macam apa yang ada didepan Aurora ini sampai tidak mengetahui bahwa dirinya sedang kesal dan marah

"Lo, lo cemburu ya hahaha!" sahut Kenneth masih dengan tawanya, "Gue ga cemburu! Cuma sekarang lo itu aset gue jadi gaboleh diliatin ato diambil orang!" Aurora pergi meninggalkan Kenneth yang diam bungkam

Ada ribuan kupu kupu yang terbang karena mendengar ucapan Aurora namun juga sedikit kecewa karena ternyata gadis itu tidak cemburu padanya

"Secepatnya lo marah bukan karena gue aset lo, tapi karena cemburu dan karena gue terlalu berharga buat lo," gumam Kenneth tersenyum penuh arti

Ia pergi menyusul Aurora yang menuju ke ruangan tempat orang tuanya berada, semua itu tak luput dari perhatian seseorang yang berdiri dibalik gaun megah yang tak jauh dari Aurora dan Kenneth

"Nikmati waktu terakhir kalian sebelum nanti malam," gumam seseorang yang ada di belakang gaun tersebut

~oOo~

"Assalamualaikum," Aurora membuka pintu ruangan tersebut pelan memperlihatkan tiga orang wanita rempong yang sedang bicara dan sesekali tertawa

"Asik banget mom, tan sampe anak anaknya dateng ga ada yang sadar," sindir Kenneth membuat tiga wanita paruh baya yang masih cantik tersebut menatap kearah empat orang yang baru datang

"Huaa calon mantu gue ganteng ganteng banget anjer," histeris Keysia sembari berlari memeluk Kenneth dan Kennafh bergantian

AURORA : Beautiful but Dangerous!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang